Soft Opening Kampus University Of Jakarta International, Begini Rangkaian Kegiatannya

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Senin, 5 Februari 2024 | 22:21 WIB
Soft Opening Kampus UNIJI. (f: istimewa)
Soft Opening Kampus UNIJI. (f: istimewa)

Berangkat dari pesan filsuf Yunani kuno Socrates bahwa pendidikan adalah untuk menyalakan api, bukan sekedar mengisi wadah (education is the kindling of a flame, not filling a vessel), dimaksudkan agar proses pendidikan mampu merangsang pemikiran dan kreativitas bukan sekedar menyampaikan informasi.

Pesan-pesan penting lainnya juga dikutip dari pakar universitas ternama dari Harvard University dan MIT USA, dan Konsultan Pendidikan dunia.

Prof Sihol juga mengulas visi, 6 misi dan 4 tujuan didirikannya UNIJI dan juga arahan Pengurus Yayasan JIC Dr Wenny Candra tentang "teaching method change, paradigm of lecurers dan practicing the knowledge in the reality world". Selain itu Prof Sihol menuturkan hasil diskusinya dengan Dr Agus Susanto serta referensinya dari Statuta JIC dan UNIJI.

Semuanya menjadi acuan penting bagi Prof Sihol Situngkir untuk mendesain model visi dan misinya untuk jangka pendek 100 hari kerja hingga berlanjut selama periode masa jabatan Rektor dan selanjutnya dalam "Scenario Planning Model" untuk kaderisasi dan estafet kepemimpinan berkelanjutan dengan pengembangan SDM Unggul (human resource champions) dalam kwadran Senario Planning UNIJI hingga tahun 2049.

Prof Sihol dalam presentasinya menyatakan bahwa figur Pengurus Yayasan Dr Agus Susanto dan Dr Wenny Candra sudah menjadi "Smart and Fantastic Historical Maker Today" karena sudah menjalankan "Investment minded leaders and managers" saat ini. Pasangan suami istri ini memiliki "Strong Visionary Intention", makanya dapat membangun Kampus yang megah, tutur Prof Sihol.

Simpulan ini dengan cepat dicerna dan dijuluki Prof Sihol diawali pada saat pertemuan pertama kali dengan Pengurus Yayasan JIC dan selanjutnya ketika Prof Sihol diajak "Campus Tour" oleh Dr. Wenny Candra Mandagie didampingi oleh Dr Fransisca dan Dr Robert.

Prof Sihol yang pernah menjabat Rektor Unika Santo Thomas Medan ini pun dengan tegas mengarahkan para pejabat UNIJI dan JIC mengenai Indikator Kinerja Utama (IKU) 1-8 dalam tata kelola perguruan tinggi saat ini sebagaimana telah diamanatkan oleh Dirjen Dikti Kemenristekdikti RI.

Tiga dimensi penting yakni kualitas kurikulum, kualitas dosen dan kualitas lulusan begitu bernas diuraikan Prof Sihol dalam arahannya.

Dalam sesi tanya jawab dari 3 penanya; yang diawali oleh Pengurus Yayasan Dr Antonius Agus Susanto, Dr. Junaid Rana Dekan Fakultas Ekonomi dan Keuangan, dan kembali Pak Agus Susanto bertanya,

Prof Sihol sangat mudah menjawabnya berangkat dari pengalamannya baik sebagai Rektor, Peneliti, Konsultan Manajemen Bisnis dan juga selama menakodai Lembaga Pengembangan Wirausaha Indonesia (Lepwindo) dan juga sebagai President of Global Profsis Center Jakarta.

Sebagai jawaban pemungkas kepada 3 penanya, Prof Sihol berkomitmen untuk gerak cepat akan membangun komunikasi dengan para dekan dan kaprodi serta kepala lembaga dan unit-unit kerja di UNIJI dengan cara blusukan guna membuat rencana aksi prioritas dalam rangka mendapatkan "buttom up planning" sehingga semua yang akan dikerjakan dalam jangka pendek dan jangka panjang menjadi komitmen bersama yang bermuara untuk mewujudkan visi dan misi serta tujuan UNJI sebagaimana ditetapkan oleh founding fathers UNIJI saat ini.

Selain itu, kebersamaan dan teamwork dengan model "Collaborative Ways" yang akan diterapkan mampu secara bersama-sama untuk meraih nilai terbaik dari setiap indikator untuk sejumlah kriteria yang ditetapkan oleh BAN-PT baik untuk akreditasi program studi (Prodi) maupun akreditasi institusi.

Prof Sihol akan menyamakan persepsi atas visi dan misinya dengan gerak langkah cepat dengan gaya khasnya turun blusukan mengunjugi para Dekan/Wakil Dekan Fakultas dan para Kaprodi serta Kepala lembaga dan unit-unit lainnya di lingkungan UNIJI.

Di akhir pertemuan, semua peserta acara Soft Opening terlihat senang dan kagum melihat penataan Gedung Kampus yang begitu asri yang kebetulan bersebelahan dengan Taman Cattleya. Hasil wawancara dengan undangan yang hadir mengaku berkesan dan kagum termasuk kegiatan soft opening lainnya antara lain: Misa, Campus Tour dan Presentasi Rektor sebagaimana tertera dalam rundown acara yang disusun oleh Pak Renville dengan MC pemandu acara Bu Astrid.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X