SRL Beri Reward Untuk Desa yang Mampu Menjaga Karhutla

photo author
Fatahilah, Riau Satu
- Senin, 21 November 2022 | 14:48 WIB
 (Srl)
(Srl)

BENGKALIS,RIAUSATU.COM - PT Sumatera Riang Lestari (SRL) Blok IV yang beroperasi di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis memberikan reward atau penghargaan sebesar Rp 150 juta kepada Kelurahan Tanjung Kapal dan Desa Sri Tanjung, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Pemberian reward tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan desa atau kelurahan yang mampu menjaga arealnya dari kebakaran hutan dan lahan selama jangka waktu yang telah disepakati.

Sebelumnya, pada Juni 2022 lalu, PT Sumatera Riang Lestari mengeksekusi MoU Desa Bebas Api tahap kedua dengan Kelurahan Tanjung Kapal dan Desa Sri Tanjung.

Dalam kesepakatan tersebut, PT SRL menyiapkan hadiah Rp 100 juta buat masing-masing desa, jika mampu menjaga arealnya bebas dari Karhutla dalam periode 1 Juli sampai dengan 31 Oktober 2022.

Setelah melalui periode yang disepakati, komite penilai yang terdiri dari tim BPBD Kabulen Bengkalis, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, KKPH Bengkalis Pulau, Danramil 04 Rupat, Kapolsek Rupat, Camat Rupat dan perwakilan perusahaan melakukan rapat penghakiman pada 17 November 2022, di aula Cititel Hotel , Dumai.

Pada rapat komite tersebut, masing-masing komite membacakan data dan komentar. Rapat tersebut menyimpulkan Desa Sri Tanjung berhasil mendapat hadiah sebesar Rp 100 juta. Karena selama periode 1 Juli sampai dengan 31 Oktober 2022 bebas dari Karhutla.

Pada periode sebelumnya, Desa Sri Tanjung juga mendapatkan reward Rp 100 juta dalam bentuk infrastruktur pembangunan yang dipilih oleh desa.

Kelurahan Tanjung Kapal, berhak mendapatkan reward sebesar Rp 50 juta, pembukaan lahan dengan alat berat dar perusahaan seluas 10 Hektare, dan crew leader.

Hasil ini menurun dari periode sebelumnya, karena pada periode ini, terjadi Karhutla dengan luas 2 hektare di Tanjung Kapal.

H Lamin selalu Kabid PPKLH mewakili Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis mengapresiasi proram Desa Bebas Api yang digagas PT SRL.

Menurutnya, untuk mengajak masyarakat menjaga lingkungannya, kita jangan hanya mengendapkan punishment atau hukuman, tapi memberikan reward juga sangat perlu, agar masyarakat lebih termotifasi dalam menjaga lingkungannya.

Kapolsek Rupat, Iptu Siswoyo mengimbau agar masyarakat Tanjung Kapal tidak berkecil hati.

Karena inti dari program ini bukan hanya pada rewardnya, namun pada kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya. Kesadaran itu sudah terlihat saat terjadi kebakaran di Tanjung Kapal. Informasi, koordinasi dan kesiagaan masyarakat yang melibatkan berbagai unsur termasuk TNI, Polri, perusahaan dan perangkat desa yang sigap membuat api dapat segera dipadamkan.

Sementara itu Danramil 04 Rupat, Kapten Inf Tarman S, menilai program ini layak dipertahankan dan terus digulirkan karena terbukti dapat menekan kasus kebakaran hutan dan lahan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fatahilah

Rekomendasi

Terkini

X