Pelajar Pekanbaru Senang Adanya Pelatihan Jurnalistik IJTI Riau

photo author
Fatahillah RSC, Riau Satu
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 13:14 WIB
Pelatihan jurnalistik bagi pelajar yang diadakan IJTI Riau (riausatu.com)
Pelatihan jurnalistik bagi pelajar yang diadakan IJTI Riau (riausatu.com)

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Riau menghadirkan 3 narasumber wartawan handal TV nasional diantaranya Ahmadison dari Indosiar-SCTV, Fitra Asrirama dari Metro TV dan Oki Sulistio dari Net.TV, yang dipandu moderator Imelda Syamsi, dalam kegiatan pelatihan jurnalistik bagi pelajar di Pekanbaru, bertempat di Fave Hotel, jalan Pinang Pekanbaru, Sabtu Pagi (22/2/2025).

Kehadiran ketiga narasumber memberikan pemahaman kepada puluhan siswa di Pekanbaru ketika menjadi seorang reporter televisi.

Ketua IJTI Riau, Ahmadison dari wartawan Indosiar-SCTV didampingi Wakil Ketua IJTI Riau Indra Yosserizal yang juga wartawan MNC Media Grup kepada riausatu.com menyebutkan, tujuan diadakan kegiatan ini merupakan bagian dari program organisasi untuk mencerdaskan masyarakat terutama pelajar di tingkat SMA.

"Kami berharap, dalam belajar itu tidak hanya sebagai konsumen dari semua media. Namun para pelajar juga bisa berperan aktif dalam mengelola informasi yang aktual untuk disampaikan kepada masyarakat umum apalagi dengan teknologi sekarang, para pelajar bisa menjadi jurnalis warga yang berbakat," ujar Ahmadison.

"Pesan kami jangan mudah terpengaruh berita yang tidak jelas sumbernya dan harus mencerna berita informasi yang benar agar terhindar berita bohong atau Hoax," imbuhnya.

Ia juga menambahkan, semoga IJTI Riau terus eksis dan semakin tumbuh menjadi lebih baik dalam melakukan kegiatan untuk masyarakat.

Sementara itu, Wartawan Metro TV, Fitra Asrirama dalam materinya menjelaskan beberapa hal yang penting bagi seorang reporter televisi.

Fitra juga menjelaskan pentingnya kerapian bagi reporter, pengucapan kata saat didepan kamera harus jelas artikulasinya, pengulangan kata, tidak boleh gugup serta menghindari hal-hal yang tidak baik menjadi kebiasaan itu harus dihilangkan didepan kamera serta menguasai materi dan juga hindari kosakata yang tidak dipahami masyarakat atau bahasa asing.

Wartawan Indosiar-SCTV, Ahmadison dalam materinya yakni cara mudah membuat naskah berita TV.

Dijelaskan Ahmadison, beberapa hal yang perlu 5 W 1 H dengan pola piramida terbalik, penggunaan kosakata yang tepat dan juga menggunakan klise atau perumpamaan, dalam penulisan naskah berita tv harus menggunakan huruf kapital agar mudah dibaca presenter dan dubber saat tayang di televisi.

"Harapan kami, semoga para adik-adik pelajar bisa berperan aktif dalam mengelola berita untuk disampaikan kepada masyarakat luas," harapnya.

Wartawan Net.TV, Oki Sulistio kepada wartawan menyebutkan bahwa setiap jurnalis harus mengetahui teknik dalam pengambilan visual.

"Saya memaparkan kepada adik-adik pelajar bagaimana cara memberikan teknik pengambilan visual untuk berita di televisi sekaligus melakukan praktik peliputan untuk menjadi seorang reporter dan kameramen," sebut Oki.

Kegiatan pelatihan tersebut juga dilakukan sesi tanya jawab seputar jurnalistik seperti bagaimana menjadi reporter atau lapangan dan juga bagaimana menjadi jurnalis yang handal dalam peliputan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fatahillah RSC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X