TEMBILAHAN, RIAUSATU.COM-Sekretaris Komisi lV Herwannisitas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), perihatin terhadap pembayaran gaji 13-14 guru lewat manual.
''Disdik seharusnya tidak seperti itu, memberikan gaji lewat manual. Hal itu sangat merepotkan para guru yang ada di daerah terpencil," katanya, Jumat (1/7/2016).
Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, tindakan seperti yang di lakukan oleh Dinas Pendidikan Inhil tidak menunjukan rasa profesional kerja. Apalagi saat ini memasuki Hari Raya Idul Fitri tentu semua butuh uang jika tidak memberi imbalan, guru bakalan segan untuk tidak memberi THR kepada Disdik.
''Pemberian gaji secara manual itu tidak etis kalau melalui manual, kita ketahui gurukan semua sudah ada rekening bank. Kenapa harus manual,'' terang Herwanisitas akrab disapa Sitas, sebagaimana dilansir riaubook.com.
Sementara itu, salah satu guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal di Kecamatan Guntung saat dihubungi awak media mengatakan bahwa sistem pembayaran tentang ini bervariasi, ada yang dilakukan dengan transfer ke rekening dan ada juga sebagaian melalui manual.
''Ada yang manual dan ada juga melalui Bank. Kalau non PNS saya tidak tahu,'' ungkap sumber yang tidak ingin disebutkan namanya. (dri)