Belum Juga Usulkan Calon Wagubri, Ini Penjelasan Gubri

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Senin, 20 Juni 2016 | 18:02 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bantah tudingan anggota DPRD Riau yang menyebut dirinya sengaja mengulur-ngulur waktu pengusulan nama pendamping sebagai Wakil Gubernur Riau, pasca didefinitifkannya dirinya sebagai orang nomor satu oleh Presiden RI Joko Widodo pada 25 Mei lalu.

''Nggak apa-apa, dewan itukan fungsinya pengawasan. Dewan menyampaikan itu nggak apa-apa, tak ada masalah,'' kata Andi, usai melantik Syamsuar-Alfedri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Siak periode 2016-2021 di Gedung Daerah, Senin (20/6/16).

Andi Rachman begitu dia biasa disapa, juga tak ingin disebut tolak berbagi jabatan karena takut bersaing dengan wakilnya kelak. Ada pun indikatornya, belum diusulkannya nama-nama calon siapa yang akan mendampinginya.

Menurutnya, sudah nama-nama untuk dipertimbangkan. Jika nanti sudah sampai saatnya untuk diproses sesuai dengan ketentuan pasti akan dijalankan. ''Kalau sudah sampai saatnya, sesuai dengan mekanisme sesuai UU nomor 8 kita ikuti,'' ujar Andi, sebagaimana dilansir riauterkini.com.

Ada pun menyinggung sejumlah nama-nama yang disebut-sebut bakal mendampinginya dalam menjalankan roda pemerintahan seperti Ansyar Ahmad (Ketua DPD Golkar Kepri), Ahmad Syah Harofie (Asisten I Setdaprov Riau), Gubri sepertinya enggan mengomentarinya. "Saya tidak tahu itu," ungkapnya.

Anggota DPRD Riau Muhammad Adil menyebut, Andi Rachman terkesan memang tidak membutuhkan seorang wakil. Salah satu indikatornya, belum diserahkannya dua nama calon wakil gubernur ke DPRD Riau sesuai yang diamanahkan undang-undang.

''Kesannya Andi tidak mau wakil, dia mau berjalan sendiri. Mungkin takut ada saingan dalam memimpin Riau ni, takut ada duri dalam daging,'' kata Muhammad Adil, anggota DPRD Riau dari Partai Hanura kepada riauterkinicom, Selasa (14/6/16).

Adil mendesak gubernur Riau agar segera menyerahkan dua nama calon wakil ke DPRD Riau. Menurutnya, peran dari seorang wakil gubernur sangat diperlukan, terutama untuk mengatasi rendahnya serapan APBD Riau.

''Jika wakil sudah ada, maka kerja itu bisa dibagi. APBD kita masih rendah sarapannya, dengan berdua maka nantinya bisa menggenjot serapan APBD kita. Memudahkan dalam bekerjalah,'' ungkapnya.

Lebih lanjut anggota Komisi E DPRD Riau ini tidak punya kriteria khusus yang bisa mendampingi gubernur Riau. Terpenting baginya, seorang wakil gubernur mesti mampu menjadikan Andi Rachman sebagai pribadi yang tegas dalam bekerja.

''Wakil gubernur mesti mampu menjadikan gubernur tu tegas, berani eksekusi, ngapain takut-takut. Riau itu butuh pemimpin yang tegas dan berani eksekusi,'' tutupnya. (dri)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB
X