Wabup Inhil Ikuti Workshop Tunas dan Sistem Integritas Tajaan KPK

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Kamis, 16 Juni 2016 | 16:37 WIB

TEMBILAHAN, RIAUSATU.COM - Wakil Bupati Indragiri Hilir H Rosman Malomo menghadiri Workshop Tunas dan Sistem Integritas tajaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin.

Kegiatan workshop yang digelar di Gedung Daerah Pauh Janggi ini dihadiri Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan para Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Ketua DPRD se Provinsi Riau. Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari ini di antaranya diisi game oleh Tim Mentor dari KPK terdiri Rian Utama, Anto Ikayadi dan Handayani yang tujuannya untuk membangun Integritas.

Dimana program Workshop Tunas dan Sistem Integritas merupakan program prioritas KPK Bidang Pencegahan dan sudah memasuki tahun ke-3 yang dilaksanakan di Pulau Sumatera, dimana tahun sebelumnya di laksanakan di Provinsi Sumatera Utara.

''Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Rakor dan Supervisi Pencegahan dan Penindakan Terintegrasi di Provinsi Riau yang di laksanakan beberapa waktu lalu di Pekanbaru,'' ungkap salah seorang Tim Mentor dari KPK, Rian Utama.

Anto Ikayadi, dari Direktorat Pelayanan Pendidikan Masyarakat Deputi Bidang Pencegahan KPK mengatakan, integritas nasional itu harus dibangun dari masing-masing lembaga, organisasi dan Pemerintah Daerah yang harus dimulai dari pimpinan atau top leader, karena para pimpinan ini akan memberikan perubahan dan sebagai contoh dari bawahannya.

Pada hari ini, pihaknya melaksanakan Workshop Tunas dan Sistem Integritas untuk kepala Daerah, Pimpinan DPRD Kabupaten Kota se-Provinsi Riau dengan menggunakan filosofi ikat pinggang.

''Dimana kegiatan ini lebih menyelaraskan antara nilai-nilai dan aturan yang selalu berbenturan. Di samping itu kita harus mensinergikan program-program yang ada di Provinsi Riau. Dimana, Riau itu satu kesatuan dimana Provinsi Riau mempunyai visi dan misi yang harus didukung Kabupaten/Kota,'' ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Rosman Malomo kepada media menyebutkan, kegiatan workshop ini sangat baik dan bermanfaat karena materi yang diperoleh langsung disertai praktek. ''Jadi dalam konteks korupsi itu kita bisa mengantisipasi lebih awal dengan mengikuti petunjuk-petunjuk yang di berikan oleh instruktur,'' katanya.

Beliau menambahkan, bahwa korupsi itu sesungguhnya diawali ketika integritas menipis, maka korupsi akan akan naik dan begitu sebaliknya ketika integritas itu naik, maka korupsi akan menipis. (rs5)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB
X