PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Wakil DPRD Provinsi Riau, Noviwaldy Jusman, mengatakan siap untuk buka-bukaan soal beberapa persil lahan yang terindikasi salah peruntukannya.
''Iya, saya sudah janjian dengan Menteri Kehutanan, kita buka-bukaan. Dia buka data beliau, kemudian kami buka data pansus kami,'' tegas politisi Partai Demokrat ini.
Ia pun menampik jika Menteri LHK, bukan menolak usulan RTRW Riau, dengan pelepasan lahan seluar 2,7 juta hektare. Melainkan, Menhut akan meneliti lebih lanjut.
''Akan diteliti lebih jauh, karena, untuk hutan lahan gambut yang bukan untuk kebun mosok mau diputihkan,'' ungkapnya kepada wartawan, Senin (8/2/2016).
Ia juga tak rela hutan Riau ditebas habis dan dipergunakan secara illegal, hanya untuk kepentingan orang-orang tertentu. ''Saya bilang ke menteri bahwa saya tak rela lahan gambut yang diluluh lantakkan, Bu Menteri ampuni dosanya,'' ujar Noviwaldy. (rs3)