Soal GTv, Dewan Inhil: Yang Kita Minta Sikap Tegas Pemkab

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Sabtu, 7 Mei 2016 | 16:08 WIB

TEMBILAHAN, RIAUSATU.COM-Gemilang Televisi (GTv) satu-satunya televisi lokal sekaligus milik Pemerintah Daerah yang pernah begitu merakyat di masyarakat Inhil kini tinggal sejarah.
 
Televisi yang dibangun pada masa pemerintahan Bupati Indra Mukhlis Adnan tersebut sudah bertahun-tahun tidak pernah lagi mengudara. Tiga tahun dibawah kepemimpinan Bupati Wardan GTv justru semakin dilupakan.
 
Pemerintah saat ini justru sedang terbuai dengan layanan yang diberikan salah satu tv swasta yang hanya bisa dijangkau oleh sebagian masyarakat Tembilahan. Padahal Gemilang Televisi yang notabene merupakan milik Pemda justru semakin tersisih dan tidak pernah sadar kembali dari mati surinya.
 
Padahal, saat masa jayanya dulu, GTv telah mencakup seluruh Kecamatan yang ada di Inhil. Hanya dengan antena sederhana waktu itu, masyarakat bisa menikmati tontonan yang penuh dengan informasi seputar kebijakan Pemerintah Kabupaten Inhil.
 
Tidak hanya itu, GTv juga menyiarkan beragam kesenian lokal yang tentunya bisa menjadi hiburan bagi masyarakat. Sayangnya, GTv kini hanya menjadi mimpi.
 
Televisi yang berada dibawah kendali Bagian Humas Setdakab tersebut belum bisa difungsikan meski telah berulangkali Kepala Bagian Humas diganti oleh Bupati Wardan namun hingga kini GTv masih nyaman bersemayam dalam mati surinya.
 
Melihat kebelakang, pada tahun 2015 lalu, Komisi I bersama Komisi II DPRD Inhil pernah melakukan inspeksi mendadak untuk meninjau kondisi GTv.
 
Dengan didampingi Ahmad Ramani ketika itu, Komisi I dan II DPRD Inhil menemukan jika GTv hanya memiliki 20 persen saja alat perlengkapannya. Dan baru-baru ini, Yusuf Said selaku Ketua Komisi I DPRD Inhil kembali mengingatkan pemerintah untuk menghidupkan kembali GTv.
 
''Kami telah membicarakan hal itu kepada Pemkab Inhil melalui Bagian Humas Setdakab. Saat ini kami meminta sikap tegas pemerintah, jika ingin dilanjutkan mari sama-sama kita laksanakan dan jika tidak tutup saja,'' kata Yusuf Said, Ketua Komisi I DPRD Inhil, Selasa lalu. Ia juga menegaskan jika menghidupkan GTv merupakan prioritas Komisi I selama periode 2014-2019.
 
Sementara Kabag Humas yang saat ini dijabat oleh Nursal pernah mengatakan akan berusaha menghidupkan kembali GTv. ''Mana yang bisa kita pakai akan kita manfaatkan, kalau yang sudah tak bisa tentu akan kita usahakan pengadaannya,'' kata Kabag Humas Setdakab Inhil, Nursal melalu BBM, Ahad (24/4), sebagaimana dilansir riausky.com.
 
Dikatakannya, Bupati Inhil HM Wardan juga berharap GTv bisa aktif lagi supaya bisa memberikan informasi pembangunan dan lain-lain kepada masyarakat.
 
GTv bisa jadi benar-benar hanya akan menjadi sejarah. Sudah tiga tahun kepemimpinan Bupati Wardan dan GTv tetap belum difungsikan padahal wacana menghidupkan GTv sudah lama bergulir. Apakah rencana itu hanya sebuah retorika, mungkinkah Gtv betul-betul tinggal sejarah, waktu yang akan membuktikannya. (dri)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB
X