Soal Kasus Permukulan Mahasiswa, SOKSI Riau Sambut Positif Sikap Plt Gubri

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Minggu, 17 April 2016 | 15:03 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Riau menyambut positif kebijakan Plt Gubernur Riau menonaktifkan pejabat terkait pemukulan mahasiswa, dalam aksi yang terjadi Rabu (13/4/2016) lalu. SOKSI mengutuk aksi anarkis tersebut.

''Terkait isu pemukulan mahasiswa yang dilakukan oleh oknum pejabat Pemprov, Plt Gubri sudah mengambil langkah yang tepat, kami memberikan dukungan,'' kata Sekretaris SOKSI Riau, Asmui Irawan SH, Sabtu (16/4/2016).

SOKSI menurutnya, menolak tindakan kekerasan apapun dalam menyikapi persoalan. Bagaimana pun, mahasiswa yang menyampaikan aspirasi, adalah anak daerah sebagai masa depan bangsa. Karena itu, siapapun yang bertindak, yang salah tetap salah.

''Tindakan mereka tentu ada resiko dan sangsi yang harus diterima. Jadi kalau dia salah secara aturan ada sangsi diberikan, secara pidana juga akan diproses,'' lanjut Asmui, sebagaimana dilansir GoRiau.com.

Namun demikian, dia mengingatkan kepada aktivis mahasiswa untuk saling menghargai. Kalau ingin menyampaikan aspirasi, sampaikanlah dengan tertib dan santun.

Kasus pemukulan mahasiswa ini terjadi pada Rabu (13/4/2016) lalu, pada saat Rapat Kordinasi dan Supervisi KPK-Pemprov Riau di Gedung Daerah Pekanbaru. Saat itu, tiga mahasiswa yang membentang spanduk di dalam arena Rakor, langsung menjadi bulan-bulanan pihak protokol Pemprov Riau.

Aksi ini memicu kemarahan mahasiswa dengan melakukan menggelar demo besar-besaran ke Kantor Gubernur Riau, menuntut Kepala Biro Humas dan Kepala Kantor Satpol PP Riau dicopot. Permintaan itu mendapat sambut Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman dengan menonaktifkan dua pejabat tersebut. (dri)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB
X