Menurutnya, kepatuhan harus menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga petugas di lapangan.
Di akhir kegiatan, seluruh kepala kantor wilayah dan unit pelaksana teknis diminta segera mengimplementasikan hasil sosialisasi di lingkungan kerja masing-masing.
Evaluasi berkala akan dilakukan untuk menekan potensi penyimpangan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi keimigrasian.
"Marilah kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat tata kelola keimigrasian yang bersih, transparan, akuntabel, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas," tutup Hendarsam.***