BPOM Ungkap 8 Obat yang Sering Ditemukan Palsu di Indonesia

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Kamis, 5 Februari 2026 | 14:50 WIB
Ilustrasi. (f: kompas.com)
Ilustrasi. (f: kompas.com)

Obat palsu juga dapat mengandung zat aktif lain yang membahayakan kesehatan. "Dampak negatif obat palsu terhadap kesehatan di antaranya keracunan, kegagalan pengobatan, resistansi obat, bahkan dapat menyebabkan kematian," tulis BPOM dalam rilis resmi, Senin (29/12/2025). 

Pada jenis obat tertentu, penggunaan obat dengan dosis yang tidak sesuai berpotensi menimbulkan ketergantungan dan mendorong perilaku penggunaan obat yang tidak aman. 

"Selain itu, peredaran obat palsu dapat meningkatkan biaya medis seperti perawatan kesehatan karena perlunya pengobatan kembali serta biaya tidak langsung akibat dari hilangnya produktivitas kerja," pungkas mereka.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB
X