Beberapa korban meninggal diakibatkan karena bentrok dengan polisi dan mengalami kekerasan oleh aparat. Ada pula korban yang tewas karena diduga terpapar gas air mata.
Secara keseluruhan, sejak 28 Agustus-2 September 2025, tercatat sedikitnya 10 orang meninggal dunia dalam aksi demonstrasi di berbagai kota.***