Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Ini Hal Pertama Dilakukan Cak Munir

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Senin, 1 September 2025 | 16:17 WIB
Akhmad Munir saat menyampaikan visi misi di arena Kongres Persatuan PWI 2025, di Gedung BPPTIK Kementerian Kominfo, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu, 30 Agustus 2025. (f: humas panitia)
Akhmad Munir saat menyampaikan visi misi di arena Kongres Persatuan PWI 2025, di Gedung BPPTIK Kementerian Kominfo, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu, 30 Agustus 2025. (f: humas panitia)

JAKARTA,RIAUSATU.COM — Akhmad Munir tak butuh waktu lama menegaskan arah kepemimpinannya setelah terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025-2030.

Kepada Riau Satu ia langsung menyodorkan agenda perdana: menuntaskan dualisme kepengurusan yang bertahun-tahun membelit organisasi wartawan terbesar di tanah air itu.

“Pertama memang tugas kita saat ini adalah melakukan konsolidasi secara tuntas dan menyeluruh,” ujar Munir, membeberkan kembali visi misinya seperti disampaikan di Kongres Persatuan PWI 2025, di Gedung BPPTIK Kementerian Kominfo, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu, 30 Agustus lalu.

Menurut Direktur Utama LKBN Antara yang akrab disapa Cak Munir itu, dualisme PWI bukan perkara kecil.

Di banyak provinsi, kepengurusan ganda bikin pemerintah pusat bingung mengambil sikap.

Cak Munir menyebut kondisi itu “memprihatinkan” karena menurunkan wibawa organisasi di hadapan publik maupun pemangku kepentingan.

Karena itu, ia membawa slogan sederhana tapi tegas: PWI Bersatu.

Langkah rekonsiliasi, katanya, akan dimulai dari pusat, kemudian diteruskan ke daerah-daerah melalui forum musyawarah atau asesmen ulang berbasis Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.

“Di mana-mana ada dualisme, pemerintah susah menyikapi. Karena itu, kampanye bersatu ini penting,” sebut dia.

Selain menyatukan rumah besar wartawan, Cak Munir menyiapkan program kolektif untuk merawat kebersamaan, antara lain pameran pers nasional dan agenda-agenda lain yang bisa merangkul seluruh pengurus.

Tapi pekerjaan Cak Munir tak berhenti pada soal rekonsiliasi.

Ia menyoroti guncangan industri media akibat disrupsi digital.

Ekosistem pers, menurutnya, tengah menghadapi ancaman serius, dari sisi konten, jurnalisme, hingga bisnis.

“Kita harus membangun media massa yang kuat dan sehat,” ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB
X