Menteri Kebudayaan Fadli Zon Mampir di Kantor PWI Pusat

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Rabu, 13 November 2024 | 22:52 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Selasa (12/11/2024) siang, berkunjung ke Kantor PWI Pusat yang berada di Lantai 4, Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI), Jakarta. (f: istimewa)
Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Selasa (12/11/2024) siang, berkunjung ke Kantor PWI Pusat yang berada di Lantai 4, Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI), Jakarta. (f: istimewa)

JAKARTA, RIAUSATU.COMMenteri Kebudayaan Fadli Zon, Selasa (12/11/2024) siang, berkunjung ke Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI) Jakarta.

Ia sempat mampir ke ruang kantor Seksi Film & Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya, yang kini jadi kantor sementara PWI Pusat.

Menteri yang mengenakan batik warna biru dengan kacamata bulat itu disambut
Ketua Dewan Penasihat PWI Pusat, Ilham Bintang, Ketua Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Marthen Slamet Susanto, Marah Sakti Siregar serta para pengurus PWI Pusat lainnya.

Tokoh perfilman Deddy Mizwar yang kebetulan sedang bertamu di kantor PWI juga menyambut kedatangan Fadli Zon.

Ilham Bintang menjelaskan keberadaan kantor PWI Pusat yang selama ini merupakan kantor seksi perfilman PWI Jaya.

Fadli Zon sempat heran mengetahui PWI punya ruang kantor bersama sejumlah organisasi perfilman.

Ketua Yayasan PPHUI, Sonny Pudjisasono, lalu menjelaskan sejak awal berdirinya PPHUI tahun 1975 kantor PWI Seksi Film sudah ada.

"Dulu, ketuanya Bang Ilham Bintang,” kata Sonny yang mengantar Menteri Fadli Zon berkeliling ruangan.

PWI Pusat sementara berkantor di Pusat Perfilman H Usmar Ismail setelah kantor di Gedung Dewan Pers dikosongkan oleh Dewan Pers menyusul terjadinya dualisme kepengurusan sebagai akibat masalah internal di PWI Pusat.

PWI Pusat yang saat ini dipimpin Zulmansyah Sekedang aktif berkantor di PPHUI untuk menggerakkan roda organisasi termasuk menyiapkan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Riau.

Usai mengunjungi kantor PWI, Menteri Fadli Zon menghadiri peringatan tiga tahun H. Usmar Ismail sebagai Pahlawan Nasional dan Bapak Perfilman Nasional.

Acara tersebut sekaligus memperingati penetapan 16 tahun Gedung Sinematek Usmar Ismail sebagai Objek Vital Nasional di bidang Kebudayaan dan Pariwisata.

Sinematek merupakan ruang arsip film terbesar di Asia Tenggara dan menyimpan puluhan ribu dokumentasi film nasional.

Sinematek juga menyimpan karya referensi seperti naskah skenario serta equipment film bernilai sejarah.

Acara peringatan tiga tahun H. Usmar Ismail sebagai pahlawan nasional dihadiri ratusan insan perfilman yang memenuhi Hall Usmar Ismail.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB
X