PADANG, RIAUSATU.COM - Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terpantau 2 kali mengeluarkan erupsi sejak tadi malam.
Letusan dikonfirmasi Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi. PGA Marapi mengatakan letusan pertama terjadi pukul 23.49 WIb, Sabtu 6 Juli 2024. Letusan ini terekam di seismogram dengan amplitudo 16 mm dan durasi 50 detik.
Sementara letusan kedua, seperti dilansir katasumbar.com, terjadi pukul 00.50 WIB, Minggu 7 Juli 2024. Erusp tercatat dengan amplitudo 30.3 mm dan durasi 34 detik.
Tidak diketahui tinggi kolom abu yang dihasilkan gunung setinggi 2.891 mdpl itu karena gunung tertutup awan.
PGA mengatakan gunung yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar itu berada di Level II atau Waspada.
Gunung Marapi mengalami masa erupsi panjang sejak Minggu 3 Desember 2023 silam.
Per 9 Januari 2024, statusnya dinaikkan dari Waspada menjadi Siaga. Status Siaga dipertahankan hingga 1 Juli 2024.
Meski statusnya sudah turun, PGA mengatakan letusan masih berpotensi terjadi sehingga masyarakat diminta tidak berada dalam radius 3 kilometer dari kawah.***