Ditemukan Satu Lagi di Agam, Total Korban Jiwa Galodo Sumbar 62 Orang

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Kamis, 23 Mei 2024 | 16:03 WIB
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. (f: kompas.com)
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. (f: kompas.com)

JAKARTA, RIAUSATU.COM  - Korban meninggal dunia akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali ditemukan. Kini, tercatat ada 62 warga yang dilaporkan tewas akibat bencana tersebut. 

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, korban ditemukan oleh tim gabungan pencarian di Kabupaten Agam

“Lokasi penemuan tujuh kilometer dari titik awal kejadian di Nagari Galuang, Kabupaten Agam,” ujar Abdul dalam keterangannya, Kamis (23/5/2024), dilansir kompas.com.

Saat ini, lanjut Abdul, masih terdapat 10 korban hilang di Kabupaten Tanah Datar yang belum ditemukan. Pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari BNPB, Basarnas, TNI-Polri, dan unsur pemerintah daerah. 

Sebagai informasi, banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Sabtu (11/5/2024) dan Minggu (12/5/2024). 

Bencana ini dipicu oleh hujan lebat dan meluapnya aliran sungai yang sebagian besar berhulu di Gunung Marapi. Banjir yang terjadi diperparah dengan terbawanya material vulkanik dari Gunung Marapi melalui sungai karena hujan lebat di sekitar puncak. 

“Hujan yang tinggi di sekitar puncak membawa turun material vulkanis dan menjadi lahar dingin,” kata Abdul Muhari. 

Terdapat lima kabupaten/kota di Sumatera Barat yang terdampak banjir lahar, yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Padang.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB
X