Gempa Turki: Cewek Ini Ditemukan masih Hidup Setelah 248 Jam Tertimbun Puing-puing Bangunan

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Sabtu, 18 Februari 2023 | 17:35 WIB
 Ilustrasi gempa Turki. (f: int)
Ilustrasi gempa Turki. (f: int)

ANKARA, RIAUSATU.COM - Keajaiban masih terjadi selama proses evakuasi pascagempa Turki dan Suriah yang dilakukan Tim Penyelamat. Kisah terbaru datang dari seorang gadis remaja berusia 17 tahun di Turki.

Remaja bernama Aleyna Olmez itu ditemukan masih hidup usai 248 jam tertimbun puing-puing bangunan di distrik Dulkadiroglu, Provinsi Kahramanmaras pada 16 Februari 2023 lalu. Tim penyelamat langsung menarik remaja Turki tersebut dari reruntuhan.

Upaya penyelamatan terhadap Aleyna bukanlah hal yang mudah. Salah satu anggota tim SAR yang terlibat mengatakan banyak kendala yang terjadi saat proses evakuasi remaja Turki ini.

“Pertama kami memegang tangannya, lalu kami membawa keluar. Kondisinya sangat baik, dia dapat berkomunikasi. Saya harap kami akan terus menerima kabar baik tentang dia,” kata Hacer Atlas, salah satu anggota tim SAR, sebagaimana dilansir Pikiran-Rakyat.com.

Aleyna langsung diinfus hingga menggunakan penyangga leher usai lebih dari 10 jam tertimbun. Tak lupa tim medis menyelimutinya dengan kertas alumunium untuk menghangatkan tubuhnya.

Jumlah korban meninggal pascagempa di Turku dan Suriah makin meningkat seiring upaya penyelamatan dilakukan. Setelah 11 hari pascagempa, tercatat korban meninggal dunia di dua negara tersebut mencapai 43.360 jiwa.

Ribuan rumah warga di Turki bahkan hancur tak bersisa yang memicu kemarahan warga. Data dari Kementerian Urbanisasi Turki mencatat ada 84.700 bangunan di negara tersebut yang rusak parah atau runtuh.

Meski sudah lebih dari sepekan, Wakil Presiden Turki Fuat Oktay pada Jumat, 18 Februari 2023 menyebut upaya penyelamatan masih dilakukan. Tim penyelamat masih menyisir 200 lokasi di Kota Antakya.

Secercah harapan kini dirasakan oleh masyarakat di Suriah setelah PBB mengangkut bantuan masuk ke wilayah yang terisolasi tersebut. Sebanyak 143 truk membawa bantuan dari Turki ke Suriah barat laut telah masuk sejak 9 Februari 2023.

Adapun truk tersebut mengangkut barang-barang penting seperti tenda, selimut, pakaian alat uji kolera, obat, dan makanan. Truk tersebut melintasi gerbang perbatasan Bab al-Hawa dan Bab al-Salam.

Sejumlah organisasi dunia seperti FAO akan bekerja sama dengan Turki untuk mengupayakan langkah rehabiliyasi di sektor pertanian. FAO juga akan berfokus pada gangguan yang terjadi di Suriah pada sekor pertanian dan peternakan.

Warga Suriah yang mendapatkan perlindungan di Turki diizinkan untuk kembali ke tempat asal mereka sementara. Para pengungsi tersebut juga tidak akan kehilangan perlindungan dari pemerintah Turki.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X