LOMBOK, RIAUSATU.COM – Sejumlah tokoh masyarakat Kuta Mandalika di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengapresiasi kinerja aparat kepolisian setempat yang telah menangkap oknum polisi yang diduga kuat memeras para pengusaha hotel dan menjadi dalang yang menggerakkan aksi demo masyarakat.
"Alhamdulillah, Propam Polda NTB bergerak cepat, dan telah menangkap oknum polisi yang diduga menjadi mafia pemeras para pengusaha di Kuta Mandalika," ucap Gede Syamsul, tokoh agama di NTB, Sabtu (31/12/2022).
Menurut Gede Syamsul, NTB butuh investor untuk membuka lapangan pekerjaan di Pantai Kuta Mandalika.
"Masyarakat kami sangat terbantu dengan banyaknya hotel di sini karena tidak perlu jauh-jauh ke Senggigi untuk mencari pekerjaan," ungkapnya
Di tempat yang sama, Deni, tokoh pemuda Lombok Tengah, menyatakan sangat mengapresisasi langkah cepat Polda NTB, khususnya Propam, dalam mengungkap kasus pemerasan terhadap pengusaha hotel di Kuta Mandalika.
"Kerja cerdas dan cepat sehingga memberikan rasa nyaman serta aman buat masyarakat, khususnya pengusaha hotel di Kuta Mandalika," ujar Deni.
Deni berharap ke depannya tidak ada lagi oknum aparat yang seperti itu karena sangat menciderai nama baik kepolisian.
"Apalagi informasinya oknum ini juga sudah dilaporkan ke Propam Mabes Polri," tambah Deni.
Sebelumnya diperoleh informasi bahwa oknum polisi berinisial Bripda LR ditangkap Propam Polda NTB karena diduga memeras para pengusaha hotel di Raja Mandalika.
Oknum yang berdinas di Mapolres Dompu tersebut juga diduga kuat dalang yang menggerakkan aksi dem o masyarakat di daerah itu.***