hukum

PMP Minta KPK Libatkan PPATK Telusuri Dugaan Rekening Tidak Wajar SF Hariyanto dan Keluarga

Sabtu, 6 Mei 2023 | 11:41 WIB
(Ilustrasi) Teva Iris, Ketua Umum Pemuda Milenial Pekanbaru (PMP), dan Sekdaprov Riau SF Hariyanto. (f: istimewa)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Ketua Umum Pemuda Millenial Pekanbaru (PMP), Teva Iris, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi (PPATK) untuk menelusuri dugaan aliran dana tidak wajar ke rekening SF Hariyanto dan keluarga.

‘’Kami meminta agar KPK RI dapat menelusuri dugaan aliran dana yang tidak wajar ke rekening Sekdaprov Riau SF Hariyanto dan keluarga, serta rekening orang-orang dekatnya, tentu dengan melibatkan PPATK agar benar-benar valid,’’ ujar Teva Iris, kepada riausatu.com, Sabtu (6/5/2023).

Diberitakan, KPK sudah memulai penyelidikan kasus dugaan korupsi empat pejabat yang sempat viral pamer harta setelah lembaga anti rasuah tersebut menuntaskan pengecekan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)-nya.

"Sudah naik lidik (penyelidikan), sudah diputus," kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, seperti dilansir detik.com, Jumat (5/5/2023).

Pahala kemudian menyebutkan, KPK sedang melakukan klarifikasi LHKPN kepada sejumlah pejabat. Salah satunya Sekdaprov Riau, SF Hariyanto, yang sempat viral lantaran istri dan anaknya pamer hidup mewah di media sosial.

KPK saat ini tengah mempelajari asal usul kekayaan SF Hariyanto, di mana yang bersangkutan telah menjalani klarifikasi di KPK. "Sudah kita periksa. Dia yang kita lihat kan asetnya ada tujuh. Kita cek ke lapangan kita cek asal-usul seperti biasa," ujar Pahala.

Menurut Teva Iris, jika hanya bermodalkan gaji seorang Sekdaprov Riau bisa dipastikan tidak mungkin istri dan anak-anak SF Hariyanto bisa membeli tas dan barang-barang mewah lainnya dengan harga selangit, bahkan lebih dari satu.

Kemampuan penegak hukum, terutama KPK, menindak tegas orang-orang yang mempermainkan uang rakyat, sebut Teva Iris, sangat ditunggu masyarakat. Sebab, pejabat-pejabat yang seperti ini sudah mengganggu pembangunan.

Dengan tujuan memperkaya diri sendiri mereka telah mengorbankan masyarakat banyak. Lebih parah lagi, kekayaan yang diduga diperoleh dengan cara tidak wajar malah dijadikan konsumsi publik dan melukai hati masyarakat.

"Sekali lagi, PMP meminta KPK melibatkan PPATK untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi atau Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diduga dilakukan SF Hariyanto, Sekdaprov Riau,’’ pungkas Teva Iris.

Seperti diberitakan, Adrias, istri Sekdaprov Riau, SF Hariyanto, mendadak menjadi viral dan tenar di jagat media situs berita (siber) dan medsos di Tanah Air.

Istri orang nomor satu ASN di Riau itu tertangkap netizen membagikan gaya hidup mewah atau flexing, dengan cara memperlihatkan koleksi tas mewah Hermes, sepeda Brompton, sepatu Gucci, dll, melalui medsosnya.

Foto-foto istri SF Hariyanto yang bergaya hidup mewah, dengan tentengan barang-barang bermerk terkenal, hingga pelesiran ke luar negeri, pertama kali diunggah ulang oleh akun twitter @PartaiSocmed.

Bahkan,anak perempuan sang pejabat menjadi perbincangan setelah foto-fotonya merayakan ulang tahun mewah di salah satu hotel mewah disebar di dunia maya. Pasca viral, akun Instagram sang istri, hilang. Begitu pula dengan akun sang putri.

Sejak keluarganya viral, Sekdaprov Riau, SF Hariyanto, perlu memberikan penjelasan. Kepada awak media, Senin (19/3/2023) malam, dia mengatakan semua barang-barang yang dipakai istrinya adalah KW alias tiruan.

Halaman:

Tags

Terkini