Sumber internal penegakan hukum menyebutkan bahwa “ada ratusan miliar rupiah yang mengalir ke sejumlah rekening pribadi pada masa Rahman Akil menjabat Direktur Utama PT SPR (2010–2015).”
Sampai berita ini tayang, belum ada penjelasan dari Rahman Akil dan pihak terkait soal dugaan uang 4,8 juta dolar AS seperti diberitakan di atas. ***