hukum

Satgas PKH Diusir dari Tesso Nilo, Dimotori Bandit 'Si Naga Mata Satu'

Jumat, 18 Juli 2025 | 10:30 WIB
Tangkapan layar Tiktok yang diduga Satgas PKH diusir warga dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

PELALAWAN, RIAUSATU.COM — Ketegangan kembali pecah di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), tepatnya di Dusun VI, Medang Raya Lestari, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Belasan anggota Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) terpaksa ditarik keluar dari lokasi setelah didatangi massa yang diduga terorganisir.

Aksi penolakan itu dipicu penertiban yang dilakukan Satgas PKH terhadap kebun kelapa sawit milik Rudianto Sihombing alias Pablo, yang terbukti berada di dalam kawasan TNTN.

Penebangan itu memantik kemarahan kelompok warga yang mengaku sebagai pemilik lahan.

Awalnya, kelompok itu mundur setelah berdebat dengan aparat, namun situasi berubah drastis tak lama berselang.

Menurut keterangan warga setempat, muncul seorang pria yang dikenal dengan julukan “Si Naga Pendekar” atau “Si Naga Mata Satu”, sosok yang kerap disebut sebagai bandit bayaran penguasa lahan ilegal.

Ia berorasi di pasar menggunakan pengeras suara, memprovokasi massa agar mengusir Satgas PKH dari kampung mereka.

Seruan itu segera mengundang kerumunan besar, termasuk orang-orang dari luar Dusun VI yang diduga sengaja digerakkan untuk melawan penertiban.

Situasi kian tak terkendali. Untuk menghindari bentrokan fisik, Satgas PKH akhirnya mundur dari lokasi meski sempat mendapat pengamanan terbatas dari aparat setempat.

“Negara boleh mengalah, tapi jangan kalah oleh pembangkang dan perambah hutan TNTN,” ujar Muhammadun, Juru Bicara Lembaga Adat Negeri (LAN) Riau Daratan, ketika dimintai tanggapannya.

Hingga berita ini diposting, belum ada keterangan resmi dari kepolisian maupun Balai Taman Nasional Tesso Nilo terkait dugaan keterlibatan jaringan mafia lahan dalam aksi pengusiran tersebut.

Namun, aparat diharapkan segera mengambil langkah tegas agar konflik di kawasan konservasi itu tidak terus berulang. ***

Tags

Terkini

Ini Kata Menko Yusril soal RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB