• Selasa, 4 Oktober 2022

Ngeri! Rekaman Suara Diduga Rekayasa Laporan Piutang Pajak Demi WTP, Ada Sebut-Sebut KPK!

- Minggu, 28 Agustus 2022 | 11:00 WIB
Kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru. (f: internet)
Kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru. (f: internet)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Heboh rekaman suara yang isinya diduga merekayasa laporan piutang pajak Pemerintah Kota Pekanbaru tahun 2018 demi meraih penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) tahun 2021, ternyata ada menyebut-nyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Dari rekaman suara yang diperoleh riausatu.com berdurasi 5 menit 8 detik itu,  suara diduga Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin bersama sejumlah stafnya diduga kuat telah melakukan pelaporan piutang 2018 yang kemudian dialihkan dalam pelaporan piutang 2021.

Menurut sumber media siber ini, rekayasa pelaporan piutang ini ditengarai sengaja dirancang Kepala Bapenda Pekanbaru dan tiga pejabatnya demi sebuah penghargaan WTP.  

‘’Mereka masing-masing suara Kepala Bapenda Pekanbaru Zulhelmi Arifin (ZA), Jabatan Fungsional Teknologi (JFT) Rachman (R), Kasubid IT Trio (T), Kasubid Pembukuan Fitri (F), dan THL Pembukuan inisial M,’’ ungkap sumber.

Berikut sebagian narasi isi rekaman percakapan yang diduga merekayasa piutang laporan piutang pajak Pemko Pekanbaru tahun 2018 demi meraih penghargaan WTP tahun 2021, yang menyebut-nyebut nama KPK.

F: Itu kan kalau dia pegang, tapi kata si Ari kan dia pegang.

R: Berartikan data yang lama itu..

F: Iya, terbongkarlah yang kemarin jadinya nanti.

R: Sekarang, tergantung bagaimana cara penjelasan ke BPK, ntah gimana gitukan nyampaikannya, karena kalau yang ini, ini benar-benar beda/jelas.

T: Cuman kan nasi dah jadi bubur.

Halaman:

Editor: Novrizon Burman

Tags

Terkini

X