PWI Riau Minta Yopi Akui Kesalahannya dan Minta Maaf ke Seluruh Media

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Minggu, 2 Agustus 2015 | 12:25 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Kendati proses hukum kasus dugaan penamparan wartawan yang dilakukan Bupati Inhu (Indragiri Hulu) H. Yopi Arianto SE sudah masuk ke ranah hukum menyusul laporan yang dibuat korban, Zulkifli Panjaitan, tapi jajaran PWI (Persatuan Wartawan
Indonesia) Cabang Provinsi Riau tetap mengambil sikap tegas, yaitu Yopi harus mengakui kesalahannya dan meminta maaf ke seluruh media secara terbuka.

Menurut Sekretaris PWI Riau, Eka Putra, sejauh ini PWI Riau telah mendapat masukan dari beberapa organisasi seperti AJI, PJI dan

organisasi lainnya yakni akan melakukan rumusan-rumusan untuk menyikapi apa yang sudah terjadi terhadap Zulkifli Panjaitan.

''Kekompakan Pers di Riau itu saya pikir bisa menjadi jaminan bagaimana Pers Indonesia bisa mampu menegakkan marwahnya. Karena kita

tidak mau juga seorang atau siapapun dia begitu mudahnya melakukan pelecehan atau penghinaan terhadap profesi sampai ada kata-kata

Silahkan lapor ke Polisi, itu patut kita kecam,'' kata Eka.

Eka berharap, Bupati Inhu mengakui kesalahannya dan meminta maaf ke publik dan media.

''Pak Yopi meminta maaf dan mengaku bersalah kepada PWI selaku lembaga profesi wartawan, meminta maaf ke pak Panjaitan dan kepada

kawan-kawan wartawan lainnya. Rasa kecewa ini bukan hanya dirasakan pak Panjaitan sendiri namun juga dirasakan oleh kawan-kawan PWI

Inhu, kami di Riau juga ikut merasakan. Dan kami sampaikan bahwa di beberapa kabupaten telah dilakukan aksi demonstrasi dan bisa saja

terjadi di Pekanbaru. Oleh karena itu, kita akan membahas bersama-sama bagaimana upaya kita membela profesi ini bisa dilaksanakan

bersama-sama,'' jelas Eka kepada wartawan, Sabtu (1/8) malam di Polda Riau.

Eka menilai bahwa agar Yopi jera dengan sikap arogannya, maka bisa saja dilakukan pemboikotan pemberitaan kegiatan Yopi.

''Saya pikir bisa saja pemboikatan berita Yopi karena kecewanya kawan-kawan terhadap sikap arogan Yopi itu. Dan kita meminta agar

Yopi minta maaf dan mengakui kesalahannya ke semua media dan dia harus menyatakannya secara terbuka,'' tegas Eka, sebagaimana

dilansir tiraskita.com. (dri)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X