Bantah Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Paramita: Klien Kami Korban!

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Senin, 21 Agustus 2023 | 11:28 WIB
Rahmad Aidil Fitra didampingi kuasa hukum   Paramita Oktavianti, Oky Faurianza SH dan Renggo Darmaji SH, saat jumpa pers, Ahad (20/8/2023).
Rahmad Aidil Fitra didampingi kuasa hukum Paramita Oktavianti, Oky Faurianza SH dan Renggo Darmaji SH, saat jumpa pers, Ahad (20/8/2023).

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Beredar dan viralnya video salah seorang pengacara di media sosial Pekanbaru beberapa hari terakhir ditanggapi serius oleh kuasa hukum Paramita Oktavianti, Oky Faurianza SH dan Renggo Darmaji SH.

Dalam postingan di medsos itu, seakan -akan melakukan penganiayaan terhadap Oviria Anggraini. Peristiwa itu dipastikan adalah kasus saling lapor antara keduanya di Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru.

Oky Faurianza dan Renggo Darmaji didampingi suami Paramita Oktavianti, Rahmad Aidil Fitra, kepada media dalam konferensi pers di Pekanbaru, Ahad (20/8/2023, menyebutkan kasus bermula dari kedatangan Oviria Anggraini ke rumah kediaman Paramita Oktavianti dan Rahmad Aidil Fitra pada 14 Mei 2023.

Menurut Oky, sekira pukul 17.15 WIB, seorang perempuan dengan membawa dua orang anak menggunakan sepeda motor datang ke rumah klien kami di Jalan Keliling Gg Berkah RT 12 RW 05 Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

"Oviria berteriak-teriak histeris dengan makian-makian di depan rumah sehingga Paramita dan suaminya keluar melihat. Mereka melihat Oviria dan menanyakan apa keperluannya dan siapa dirinya. Tapi, dijawab dengan kata-kata kasar," ungkapnya.

Dijelaskan Oky, kliennya dan suaminya memang tidak mengenal Oviria. Tapi, Oviria mengaku kalau dirinya istri Beni, seorang kontraktor yang tahun 2019 lalu pernah bekerja membangun rumah untuk orangtua Rahmad Aidil Fitra di Jalan Ikhlas.

"Ya, saya berkontrak kerja dengan Beni tahun 2019 membangun rumah orangtua. Sudah selesai dan dibayar sesuai dengan kontrak. Bahkan saya kelebihan bayar, bagian upah tukang dan beberapa bahan bangunan yang belum dibayar Beni di toko bangunan. Dan, itu lima tahun lalu," tegas Rahmad Aidil Fitra menimpali.

Ditambahkan mereka, Beni saat berkontrak memiliki istri dan sempat beberapa kali mengirimkan makanan ke rumah Rahmad Aidil Fitra, dan istri Beni bukan Oviria.

Dijelaskan Oky dan Fitra, dalam teriakannya Oviria meminta Rahmad Aidil Fitra membayar utang ke suaminya sebesar Rp40 juta.

"Masalahnya kan jadi rancu. Saya punya bukti semua transaksi dengan Beni dan sudah saya serahkan ke Polsek sebagai barang bukti," ungkap Rahmad Aidil Fitra.

Pada saat itu, di sebelah rumah mereka ada pesta sehingga banyak orang yang menyaksikan kejadian itu. Oviria berteriak-riak akan menviralkan mereka dan menyebut mereka akan buncit perutnya karena tidak mau membayar utang.

"Menimbang di sebelah ada pesta, kami ingin menyudahi keributan ini. Istri saya mendorong Oviria agar keluar dari halaman, dan saat itulah Oviria membalas dengan menonjok istri saya dan mengenai mata sebelah kiri hingga menimbulkan memar," ungkap Rahmad Aidil Fitra yang diamini Oky dan Renggo.

Kemudian Oviria pergi, dan sekira pukul 19.30 WIB, rumah mereka kedatangan petugas dari Polsek Tenayan Raya didampingi RT setempat. Mereka mengkonfirmasi kejadian tersebut, karena Oviria membuat laporan ke Polsek Tenayan Raya bahwa dirinya menjadi korban penganiayaan oleh Paramita Oktavianti.

"Saat itu saya membenarkan adanya kejadian di rumah sore itu. Tapi saya terangkan kronologinya pada polisi, bahwa istri saya yang jadi korban," ujar Rahmad Aidil Fitra.

Kemudian mereka mendatangi Polsek Tenayan Raya untuk melaporkan balik Oviria Angraini atas penyerangan ke rumah mereka dan menyebabkan pelipis kiri Paramita Oktavianti memar. Kemudian mereka juga melakukan visum.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

X