PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Dalam rangka lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, Polda Riau meresmikan program Polisi RW. Dengan adanya program ini, Polri dituntut untuk menciptakan suasana kondusif di tengah kehidupan masyarakat (cooling system), melaksanakan pemolisian dalam bentuk Polisi RW.
Peluncuran ini dilaksanakan di halaman upacara Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Rabu, 14 Juni 2023.
Kegiatan launching program Polisi RW dihadiri oleh Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Hary Sudwijanto, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, didampingi oleh Gubri Syamsuar dan Pejabat Utama Polda Jabar beserta Forkopimda dan undangan lainnya.
Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Hary Sudwijanto menjelaskan, program Polisi RW dibentuk bertujuan agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dalam melayani, mengamankan dan menjaga Kamtibmas.
"Program Polisi RW ini adalah petugas polisi yang bertugas di semua fungsi yang berbasis di wilayah tempat tinggalnya. Tugasnya untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat dalam melayani dan melaksanakan fungsi-fungsi kepolisian," ujar Irjen Hary.
Hary menjelaskan, dengan jumlah Bhabinkamtibmas yang mencapai 39.000 di seluruh Indonesia, sementara jumlah desa mencapai 53.000 lebih, perlu dibuat suatu program yang mampu mendekatkan jangkauan dan pelayanan polisi ke seluruh lapisan masyarakat.
"Artinya, perlu dibuat suatu rumusan bagaimana supaya pelayanan kepolisian bisa lebih dekat lagi ke masyarakat. Karena, aksi kejahatan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, tak terkecuali di pemukiman warga termasuk RW, walaupun di setiap RT sudah ada Bhabinkamtibmas. Oleh sebab itu, kita berupaya merubah orientasi kepolisian ke upaya pencegahan yang memerlukan kerjasama antara petugas kepolisian dengan masyarakat," papar Hary.
Demi mewujudkan itu, maka dibentuklah Polisi RW dengan tugas dan fungsi berbeda dlaam mengatasi persoalan-persoalan sampai ke lapisan masyarakat paling bawah.
"Tegas polisi RW itu sendiri untuk melakukan identifikasi di lapangan dan mencarikan solusi terhadap permasalahan tersebut. Program Polisi RW ini merupakan wujud sinergitas dalam mengemban tugas kepolisian di masyarakat. Polisi RW bertugas di semua fungsi di masyarakat," ucapnya.
Sebelum ditugaskan, kata Hary, Polisi RW dibekali pelatihan dengan tujuan agar nantinya polisi yang ditugaskan mampu berkomunikasi dengan baik serta bisa membaur dengan masyarakat.
Sementara, Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal menjelaskan, keberadaan Polisi RW ini untuk mendukung program Bhabinkamtibmas yang sudah baik dengan tujuan untuk lebih menjangkau lapisan masyarakat
"Intinya Babinkamtibmas dan Babinsa yang sudah bagus kami kuatkan. Tidak hanya menjalankan tugas-tugas kepolisian, Polisi RW juga bertugas untuk menyapa dan berkolaborasi dengan masyarakat. Seluruh masyarakat dan dinamika yang ada dapat diselesaikan bersama," ujar Iqbal.