Silaturahmi dengan Pasukan Adat dan Marwah Gagak Hitam, Kapolres Meranti Ajak Bersama Jaga Kamtibmas

photo author
- Kamis, 23 Februari 2023 | 09:53 WIB
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul LTG, saat bersilaturahmi ke sekretariat Pasukan Adat dan Marwah Gagak Hitam Sambang Riau. (ft: hms)
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul LTG, saat bersilaturahmi ke sekretariat Pasukan Adat dan Marwah Gagak Hitam Sambang Riau. (ft: hms)

 

 

MERANTI, RIAUSATU.COM - Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul LTG, mengajak Pasukan Adat dan Marwah Gagak Hitam Sambang Riau untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Hal itu disampaikan Andi Yul saat pertemuan silaturahmi Duduk Bersile yang berlangsung di sekretariat Gagak Hitam, Jalan Merdeka Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Rabu (22/2/2023).

Dalam sambutannya, Panglima Gagak Hitam Sambang Riau, Yusri Yano mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada Kapolres dan jajaran yang telah sudi bersilaturahmi ke sekretariat Gagak Hitam Sambang Riau.

"Mudah-mudahan pertemuan silaturhami kita terjaga ini tetap terjaga dengan baik. Sehingga, ke depannya kita bisa bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ucap Yusri Yano.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul mengaku senang, karena telah disambut dengan baik dikunjungan silaturahminya bersama jajaran.

"Saya bangga bisa hadir bersama sahabat semua. Kepolisian tidak dapat berjalan sendiri, tentunya butuh bantuan dari masyarakat dan Ormas. Seperti halnya bersama Gagak Hitam ini untuk sama-sama menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif bagi wilayah meranti," kata Andi Yul.

Apalagi, lanjutnya, saat ini sudah dimulai tahapan pemilu dan dibentuk Pantarlih (panitia pemutakhiran data pemilih) 2024 dan akan berlangsungnya kampanye di akhir tahun 2023.

Untuk itu, sebut Andi Yul, diperlukan kerjasama dalam menjaga kamtibmas agar pesta demokrasi pemilu berlangsung aman dan sukses.

"Mari kita bersinergi dalam menjaga kamtibmas menjelang pemilu tahun 2024 nantinya," ajak Kapolres.

Dalam kesempatan itu dilakukan dialog tentang berbagai hal. Seperti tentang Pandangan Kapolres terhadap keberadaan Pasukan Adat dan Marwah Gagak Hitam. Kemudian SOP Kepolisian dalam melakukan razia tertib lalu lintas, serta terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kepulauan Meranti.

Menanggapinya, Andi Yul menilai keberadaan ormas Gagak Hitam di Kepulauan Meranti ini sangat bagus. Bahkan, ia mendengar bahwa belum ada anggota Gagak Hitam yang bermasalah terkait tindak pidana.

"Terkait SOP razia tertib lalu lintas, kepolisian memilik dua sistem, yakni sistem stasioner dan sistem hunting. Sistem stasioner ini dilakukan dengan cara menetapkan suatu wilayah disertai adanya petugas, plang razia, surat perintah dari atasan dan didampingi perwira pengendali. Sedangkan sistem hunting yaitu dengan cara patroli mobile, bersifat insidentil, yaitu petugas melaksanakan patroli ditempat-tempat yang berpotensi terjadinya pelanggaran lalu lintas. Jika dijumpai pelanggar lalulintas secara kasat mata akan langsung melakukan penindakan," jelas Andi Yul.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X