Dalam situasi kritis, Kapolres Inhu berkoordinasi dengan Polda Riau untuk meminta bantuan Kompi PHH Brimob. Pasukan Brimob kemudian melaksanakan lintas ganti dan mengambil langkah pengendalian massa dengan formasi tameng sekat.
Setelah upaya persuasif tidak berhasil, dilakukan penyemprotan menggunakan water cannon untuk membubarkan massa. Akhirnya, situasi berhasil dikendalikan, provokator diamankan oleh Tim Tindak Polres Inhu, dan keadaan kembali kondusif.
Dalam apel konsolidasi pasca simulasi, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto memberikan evaluasi terkait pelaksanaan kegiatan, termasuk pentingnya peningkatan koordinasi dan peran aktif komandan lapangan.
Kombes Ino juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dari TNI dan Pemerintah Kabupaten Inhu dalam kegiatan ini.
Sementara itu, dalam arahannya, Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo menyampaikan rasa bangganya atas kinerja seluruh jajaran Polres Inhu.
“Sempurna itu susah, tetapi kita sudah melakukan yang terbaik. Kegiatan ini adalah bukti keseriusan kita dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan menghadapi situasi yang tidak diinginkan,” ucapnya.
Kegiatan berakhir pada pukul 11.35 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta mendapat apresiasi dari seluruh tamu undangan. Melalui simulasi ini, Polres Inhu berharap seluruh personel semakin siap dan sigap dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. ***