Bersebab Cemburu, Istri Siri Tewas Dibunuh Suami

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Minggu, 4 Agustus 2024 | 12:31 WIB
Jajaran Kepolisian saat menggiring 4 pelaku pembunuhan INS (24) di Mapolresta Bandung, Soreang, Jawa Barat, Jumat (2/8/2024). (f: kompas.com)
Jajaran Kepolisian saat menggiring 4 pelaku pembunuhan INS (24) di Mapolresta Bandung, Soreang, Jawa Barat, Jumat (2/8/2024). (f: kompas.com)

BANDUNG, RIAUSATU.COM - Suami siri di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berinisial AS (23) tega membunuh istrinya, INS (24), karena cemburu

AS lalu mengubur jasad INS di belakang rumahnya di Kampung Ciburial, Desa Pangauban, Kecamatan Pacet.  Pihak keluarga korban sempat 7 bulan hilang kontak dan tak menduga INS tewas dibunuh AS. 

Lalu pada 28 Juli 2024, keluarga mendapat informasi dari seseorang tak dikenal bahwa INS telah meninggal karena dibunuh suaminya. 

"Setelah berbulan-bulan, baru ada kabar ke sini, ada orang yang ngasih tahu. Katanya dia orang pintar, (datang) ke rumah orangtuanya," ujar Ani, keluarga korban, dikutip dari Kompas TV, dilansir kompas.com.

Hal senada juga dikatakan Ilyas, paman korban, bahwa terakhir kali berkomunikasi dengan INS terjadi pada Januari 2024. 

Waktu itu, korban mengaku pulang kerja dan akan dijemput AS. Akan tetapi, INS tak kunjung sampai rumah. Saat ditelepon pun ponselnya tak aktif. 

Keluarga sempat menanyakan keberadaan INS kepada AS, tetapi pria itu berkata bahwa istrinya kabur. "Tiga bulan kemudian khawatir, nyari tahu lagi dan dapat info tetap masih kerja dan percaya, dan ada yang bilang bulan depan bakal ada kabar," ucapnya, Jumat (2/8/2024).

Seperti diberitakan sebelumnya, AS mengaku telah merencanakan menghabisi nyawa istrinya sejak 2023.  Lalu pada Januari 2024, AS Bersama tiga orang lain, yakni AG (22), US (30), dan AK (21), melakukan Tindakan keji kepada ISN.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bandung Kombes Pol Kusworo menuturkan, sebelum beraksi, AS telah menyiapkan senjata tajam sebagai alat pembunuhan serta cangkul untuk mengubur korban. 

"Niatnya memang akan dibunuh kemudian dikubur dengan menggunakan peralatan yang sudah dipinjam ini," ungkapnya.

Lalu alasan pelaku adalah cemburu dengan korban yang diduga dekat dengan pria lain. 

"Walaupun belum bisa dibuktikan oleh tersangka bahwa korban selingkuh, namun tersangka melakukan perbuatannya dengan dibantu oleh tiga temannya," tuturnya.

Di hadapan polisi, pelaku membeberkan aksi kejinya itu berawal mengajak INS ke rumahnya. Lalu di lokasi itu sudah ada tiga pelaku lainnya. AS dan tiga pelaku lainnya membunuh korban pada pukul 21.00 WIB. 

Setelah itu, jasad dikubur pada pukul 23.00 hingga 00.00 WIB. AS mengubur INS di kebun belakang rumah karena tempat itu sepi dan dipenuhi pohon. 

"Karena itu areanya tertutup, dan pada saat melakukan itu tidak ada yang melihat, dan ini bisa kita ungkap karena berdasarkan keterangan para saksi dan para tersangka, dikuatkan dengan barang bukti yang ada," tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X