Polisi Tembak Maling Spesialis Rumah Kosong, Pelaku Residivis Kasus Jambret

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Jumat, 17 Mei 2024 | 13:45 WIB
Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Pekanbaru, Iptu Renaldy Yudista. (ft: ist)
Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Pekanbaru, Iptu Renaldy Yudista. (ft: ist)

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Tim Resmob Jembalang Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil membekuk bandit pembobol spesialis rumah kosong.

Tersangka Irwansyah alias Iwan Toket (41), terpaksa diberikan tindakan tegas terukur, karena melawan dan berusaha melarikan diri saat akan ditangkap pada Rabu (15/05/2024) kemarin, sekitar pukul 18.30 WIB.


"Pelaku akhirnya kami tembak bagian kakinya, karena pada saat dilakukan penangkapan ia melawan petugas dan melarikan diri," ujar Kanit Jatanras, Iptu Renaldy Yudhista mewakili Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana Putra, Jumat (17/5/2024).

Di katakan Iptu Renaldy, tersangka Iwan Toket merupakan residivis kasus jambret tersebut ditangkap polisi lantaran melakukan aksi pencurian di rumah korban Sarino yang berada di Jalan Poker Gang Poker I, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, pada Kamis (11/04/2024) lalu.

Pelaku berhasil membawa kabur harta benda milik korban berupa perhiasan emas, uang tunai dan laptop senilai Rp50 juta.

"Tersangka diamankan petugas saat berada dirumahnya di Jalan Agus Salim Gang Becek, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pekanbaru Kota," ungkapnya.

Bersama tersangka, petugas turut mengamankan barang bukti linggis serta besi ulir yang digunakan untuk menjebol rumah korban.

"Untuk harta benda milik korban yang dicurinya sudah habis digunakan pelaku untuk membeli narkoba dan kebutuhan sehari-hari," kata Iptu Renaldy.

Saat diintrogasi pelaku mengaku masuk ke rumah korban dengan cara menjebol atap rumah korban.

"Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV dan sempat viral di Media Sosial," sambung Iptu Renaldy.

Dimana aksi pencurian tersebut terjadi saat korban pergi pulang kampung dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

"Aksi pencurian tersebut diketahui saat korban sedang berada di kampung melihat rekaman CCTV rumah melalui handphone dan terkejut melihat ada seseorang masuk ke dalam rumahnya," kata Iptu Renady.

Melihat hal itu, korban langsung pulang ke rumahnya dan melihat atap seng dan plapon rumah sudah rusak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X