Kapolda Riau Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Keselematan Berlalu Lintas Lancang Kuning 2024, Dilaksanakan Selama 14 Hari

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Sabtu, 2 Maret 2024 | 10:48 WIB
Kapolda Riau Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Keselematan Berlalu Lintas Lancang Kuning 2024. (ft: ist)
Kapolda Riau Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Keselematan Berlalu Lintas Lancang Kuning 2024. (ft: ist)

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Berlalu Lintas Lancang Kuning 2024 di Lapangan Upacara Mapolda, Sabtu (02/3/2024).

Operasi Keselamatan Berlalu Lintas Lancang Kuning 2024 ni berlangsung selama 14 hari mulai dari tanggal 4 - 17 Maret 2024.

Apel diawali dengan laporan dan penghormatan kepada pimpinan apel, yang dilanjutkan dengan penyematan tanda pita operasi kepada perwakilan yang ditunjuk.

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal dalam amanatnya mengatakan, operasi dilaksanakan selama 14 hari untuk menciptakan situasi aman dan kondusif jelang bulan suci Ramadan yang digelar selama 14 hari.

"Operasi Keselamatan Berlalu Lintas Lancang Kuning 2024 ini dilakukan secara terpusat oleh Mabes Polri dan dilakukan di seluruh provinsi. Operasi ini bertujuan menciptakan kondisi, agar keamanan, keselamatan, ketertiban lalu lintas terwujud. Kita tau bulan suci Ramadhan akan tiba, nanti akan dilanjutkan dengan Operasi Ketupat," kata Irjen Iqbal.

Irjen Iqbal menjelaskan, pihaknya bersama stakeholder dan seluruh elemen masyarakat menjadi satu kekuatan bergandengan tangan menciptakan kondisi aman sehingga meminimalisir angka kecelakaan.

"Tujuan utama Operasi Keselamatan Berlalu Lintas Lancang Kuning 2024 ini untuk menciptakan situasi aman dan meminimalisir kecelakaan," pungkasnya.

Sementara, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Taufik Nurhidayat menambahkan, Operasi Keselamatan Berlalu Lintas Lancang Kuning 2024 ini dilaksanakan gabungan antara Polda Riau dan seluruh jajaran Polres secara serentak.

"Tujuannya untuk meningkatkan budaya dalam berlalu lintas yang baik dan benar, untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas yang bisa berdampak pada fatalitas kecelakaan," tambah Kombes Taufik.

Lanjut Kombes Taufik, sasaran operasi ini adalah pengendara motor, kendaraan itu sendiri dan kegiatan-kegiatan masyarakat dan pengguna jalan.

"Yang di kedepankan dalam operasi ini unsur preemtif berupa himbauan, edukasi dan sosialisasi, kemudian preventif hadirnya polisi di setiap sudut untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jalan, dan sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas," sebut dia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X