PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Seorang pelaku perampokan tewas dalam baku tembak dengan Tim gabungan Polda Riau sewaktu disergap di Kabupaten Kampar pada Sabtu (27/01/2024).
Pelaku yang tewas berinsial R. Ia merupakan bagian dari komplotan perampok bersenjata api yang telah 5 kali beraksi diwiayah Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Petugas juga berhasil menangkap 2 rekannya inisial IL dan MZ.
Direskrimum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan menjelaskan, pria berinisial R itu sembelum dilumpuhkan sempat melukai dua orang petugas ketika akan ditangkap.
Tersangka R diketahui terlibat dalam kasus perampokan bersenjata api di 5 TKP diwilayah Sumatera Barat selama bertahun-tahun.
Mantan kombatan sparatis Aceh ini telah menjadi buruan kepolisian sejak tahun 2022 lalu.
"Proses penangkapan, kami membackup Tim Jatanras Polda Sumbar saat penangkapan pelaku diwilayah Kampar. Tersangka ini telah melakukan aksi kejahatannya di Provinsi Sumatera Barat berkali-kali," kata Asep saat pengungkapan kasus.
Ketika melakukan penangkapan terhadap R di kediamannya, tersangka membahayakan tim gabungan. Saat penangkapan, tersangka membawa senjata api dan melepaskan tembakan bertubi-tubi ke petugas.
Baku tembak tersebut terjadi dari depan hingga ke belakang rumah pelaku hingga mengakibatkan Aiptu Edi jurmano tertembak di pergelangan tangannya.
"Sebagai tindakan tegas, petugas menembak tersangka yang menyebabkannya meninggal dunia dan saat ini berada di RS Bhayangkara Polda Riau," jelas Asep.
Kombes Asep mengungkapkan, dari hasil penggeledahan petugas berhasil menyita tiga pucuk senjata api pabrikan dan rakitan serta sejumlah peluru aktif.
"Dari hasil penggeledahan, diamankan 3 pucuk senjata api pabrikan dan rakitan beserta beberapa butir peluru. Tapi belum diketahui dari mana tersangka mendapatkan senjata ini," tuturnya.
Perburuan lokasi tersangka R diketahui setelah polisi berhasil menangkap 2 rekannya berinisial IL dan MZ diwikayah Tapung, Kabupaten Kampar, pada Kamis (25/1/2024) lalu.
"Dua rekannya, IL berperan sebagai inisiator dan MZ sebagai eksekutor," tutup mantan Kapolres Kampar itu. . ***