JAKARTA, RIAUSATU.COM - Mulai Rabu (7/9/2022) besok, harga ojek online (ojol) di Indonesia akan mengalami penyesuaian kenaikan. Kebijakan itu dilakukan menyusul setelah pemerintah secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) pada 3 September lalu.
Hal ini sudah dikonfirmasi langsung oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dalam keterangan resminya. Budi Karya Sumadi menyatakan penyesuaian dan kenaikan tarif ojol ini berlaku karena adanya kebijakan kenaikan dan pengalihan subsidi BBM. Naiknya harga BBM ini membuat ojol harus menarikkan tarif agar bisa tetap beroperasi seperti biasa.
“Penyesuaian tarif ojek online (ojol) akan kami umumkan dalam dua hari ke depan. Dengan besaran yang telah disesuaikan dengan kondisi terakhir penyesuaian harga BBM,” tutur Menhub menjelaskan dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News pada Selasa, 6 September 2022.
Menhub juga meminta agar berbagai pihak mengawal kebijakan baru soal kenaikan harga ojol ini. Ia meminta Dirjen Perhubungan Darat mengintensifkan komunikasi dengan dengan mitra pengemudi ojol dan pihak aplikator. Dirinya pun berharap kalau penerapan tarif ojol terbaru ini dapat berjalan dengan baik.
Tak hanya ojol saja, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga akan melakukan penyesuaian tarif transportasi lainnya. Salah satunya ialah tarif angkutan umum kelas ekonomi, khususnya pada moda transportasi darat.
Yang saat ini masih dikaji kemungkinan untuk menaikkan tarif penumpang ekonomoi angkutan antar kota antar provinsi (AKAP). "Besaran tarif akan ditentukan oleh kajian yang tengah kami lakukan, dan hasilnya akan kami sampaikan dalam waktu dekat," ujar Budi Karya Sumadi.***