Februari 2018, Riau Alami Deflasi

photo author
Administrator, Riau Satu
- Kamis, 1 Maret 2018 | 17:54 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Pada Februari 2018, Provinsi Riau mengalami deflasi sebesar 0,27 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 133,82. Dengan demikian, inflasi Tahun Kalender sebesar 0,29 persen dan Inflasi Year on Year (Februari 2018 terhadap Februari 2017) sebesar 3,33 persen. Dari 3 kota IHK di Provinsi Riau, semua kota mengalami deflasi, yakni Tembilahan sebesar 0,37 persen, Pekanbaru sebesar 0,27 persen dan Dumai sebesar 0,24 persen.

Kepala BPS Riau, Deflasi Ir S Aden Gultom MM menyebutkan, Riau pada Februari 2018 terjadi karena adanya penurunan harga yang cukup signifikan pada kelompok bahan makanan yang mengalami deflasi sebesar 1,89 persen, sedangkan enam kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi, dimana inflasi tertnggi terjadi pada kelompok sandang sebesar 0,76 persen, diikut kelompok kesehatan sebesar 0,43 persen, kelompok-kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,26 persen, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,20 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,16 persen, dan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,11 persen.

"Komoditas yang memberikan andil terjadinya deflasi di Riau antara lain daging ayam ras, cabai merah, bawang merah, kentang, telur ayam ras, kangkung, bayam, udang basah dan lain-lain. Sementara itu komoditas yang memberi andil inflasi antara lain beras, serai, teri, bensin, upah pembantu rumah tangga, bawang putih dan lain-lain," kata Aden, Kamis (1/3/2018) di kantor BPS Riau.

Dari 23 kota di Sumatera yang menghitung IHK, sambungnya, 20 kota mengalami deflasi, dengan deflasi tertinggi terjadi di Kota Medan sebesar 0,96 persen, diikuti oleh Jambi dan Pangkal Pinang masing-masing sebesar 0,83 persen, sedangkan deflasi terendah terjadi di Kota Lubuklinggau sebesar 0,02 persen. Sedangkan inflasi terjadi di tiga kota, dengan inflasi tertinggi di kota Metro sebesar 0,19 persen.

"Di Indonesia, dari 82 kota yang menghitung IHK, 27 kota mengalami deflasi, dengan deflasi tertinggi terjadi di Medan sebesar 0,96 persen, diikuti Manokwari sebesar 0,95 persen, dan Gorontalo sebesar 0,84 persen, dan deflasi terendah terjadi di Kota Lubuklinggau sebesar 0,02 persen. Inflasi terjadi di 55 kota, dengan inflasi tertinggi di Kota Jayapura sebesar 1,05 persen, diikuti Merauke sebesar 0,90 persen, dan Kota Ambon sebesar 0,67 persen," jelasnya.(fat)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 09:01 WIB

Otorita IKN Buka Lowongan Kerja Tim Profesi Ahli

Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:24 WIB

Hore! Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Mulai Cair

Jumat, 24 Juli 2026 | 13:19 WIB

BNI Buka Lowongan Kerja, Lulusan SMA Boleh Ikut

Senin, 20 Juli 2026 | 15:45 WIB

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB
X