Petani Berharap Kabut Asap Tak Terjadi Lagi

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Sabtu, 30 Juli 2016 | 14:47 WIB

KAMPAR, RIAUSATU.COM-Para petani sawit berharap kabut asap tidak terjadi lagi di Riau. Sebab, kabut asap yang terjadi pada tahun 2015 lalu, telah berdampak pada menurunnya produksi Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit atau yang sering disebut trek.

Demikian disampaikan oleh Petani Sawit asal Tapung H Abdul Azis yang juga mantan anggota DPRD Kampar ketika dikonfirmasikan kamparkab, Jumat (29/7) ketika dikonfirmasikan tentang perkembangan perkebunan kelapa sawit swadaya di wilayah Tapung.

Azis mengatakan bahwa terjadinya penurunan produksi selama beberapa bulan terakhir diduga karena musibah kabut asap yang sangat parah di tahun 2015, dimana banyak bunga sawit yang berguguran dan gagal menjadi buah. ''Sekarang ini kondisinya sudah mulai membaik, produksi sudah meningkat. Namun harga justru menurun, dimana pekan ini hanya berkisar Rp1190 untuk tandan berat empat kilogram. Sedangkan pada saat buah trek, harga justru melambung hingga Rp1800 perkilogram,’’ ucapnya.

Menurut Azis, saat ini buah yang baru muncul sudah mulai banyak, dan diperkirakan akan dapat dipanen pada bulan Oktober 2016 mendatang. Bahkan bila curah hujan meningkat, maka kemungkinan peningkatan produksi akan semakin besar. ''Semoga saja tidak ada kabut asap lagi, sehingga produksi meningkat. Tetapi tentunya, kami para petani berharap agar harga jangan sampai terlalu jauh menurun,’’ tukasnya. (dri)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X