JAKARTA, RIAUSATU.COM-Budi Karya Sumadi saat ini sudah resmi menjadi Menteri Perhubungan Indonesia. Dalam programnya, Budi akan melanjutkan program reaktivasi atau menghidupkan kembali rel kereta api di Indonesia. Proses percepatan pemulihan rel kereta tersebut menurut Budi tidak melulu harus memanfaatkan PT KAI (Persero).
''Ada ide memberlakukam reaktivasi kegiatan kereta api. Untuk ini bisa saja kita bebaskan tanah, yang operasikan tidak harus KAI tapi bisa swasta. Sehingga ada kemanfaatan financial merata ke berbagai pihak,'' ujar dia di kantornya, Jakarta, Jumat (29/7).
Dalam pelaksanaannya di lapangan sudah ada di masing-masing Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan yang hendaknya punya program unggulan.
''Berkaitan dengan masing-masing Dirjen harus ada quick win untuk memberikan pelayanan ke masyarakat,'' kata Budi, sebagaimana dilansir merdeka.com.
Untuk diketahui, Presiden Jokowi telah mengeluarkan arahan kepada Kementerian Perhubungan untuk melakukan reaktivasi jalur kereta api yang akan dilakukan di pulau Jawa dan Sumatera.
Di Jawa akan dilakukan di Stasiun Tawang-Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Lalu, Wonosobo-Purwokerto, Tuntang-Kedung Jati, Solo-Wonogiri, Ambarawa-Magelang Yogyakarta dan beberapa daerah di Jawa Barat dengan jalur Rancaekek-Tanjungsari, Sukabumi-Cianjur-Padalarang, Bandung-Kiaracondong, Padalarang-Cicalengka dan selanjutnya Cikampek-Tanjungrasa serta Bekasi-Cikarang.
Sementara, di Sumatera, reaktivasi akan dilakukan di jalur Binjai-Besitang, Padang Panjang-Bukit Tinggi-Payakumbuh, Pariaman-Naras-Sungai Limau dan Muaro Kalaban-Muaro. (dri)