Jokowi Moratoriumkan Sawit, Ini Kata Gapki

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Jumat, 15 April 2016 | 10:41 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal menghentikan sementara (moratorium) izin lahan kelapa sawit. Tentunya, rencana ini bakal menjadi musibah bagi pelaku bisnis sawit dari hulu hingga hilir.

Saat ditanya tentang rencana moratorium, Tofan Mahdi, Jubir Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) bilang, belum bisa memberikan pernyataan resmi.

''Kami sedang dan terus membangun komunikasi dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta pihak Istana untuk mendengar penjelasan lebih detail dari pemerintah,'' papar Topan di Jakarta, Kamis (14/4/2016), sebagaimana dilansir inilah.com.

Hanya saja, lanjut mantan wartawan senior jawa Pos ini, sektor kelapa sawit memiliki nilai strategis bagi Indonesia. Mampu memberikan devisa ekspor hingga US$ 19 miliar (2015). Angka ini di atas ekspor migas yang bernilai US$ 12 miliar.

Sebagai produsen minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO), lanjut Topan, kemampuan produksi nasional mencapai 31,5 juta ton (2015). Di mana, sektor ini menyerap tenaga kerja dan melibatkan petani kelapa sawit hingga 6 juta jiwa. ''Selain itu, sektor perkebunan kelapa sawit juga mendorong pengembangan wilayah-wilayah di daerah pinggiran,'' papar Topan.

''Bapak Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa perkebunan kelapa sawit adalah sektor strategis nasional dan harus terus dipertahankan. Kami akan terus memantau perkembangan informasi terkait pernyataan Bapak Presiden tersebut,'' ungkapnya. (dri)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X