ekonomi

Wamen Naker Sebut Ada Bantuan Subsidi Rp 600 ribu per Orang Untuk Buruh

Senin, 12 September 2022 | 18:54 WIB
Wamen Naker Afriansyah Noor membuka Rakorwil KSBSI Riau (riausatu.com)

PEKANBARU,RIAUSATU.COM - Buruh di Riau akan mendapatkan bantuan subsidi dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp 600 ribu per orang.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Tenaga Kerja Afriansyah Noor dalam kegiatan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Konfederasi Serikat Buruh Serikat Indonesia (KSBSI) Riau, bertempat di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Senin (12/9/2022).

"Ada kabar gembira untuk kita semua. Kementerian tenaga kerja sudah melakukan upaya untuk membantu teman-teman buruh yang terkena dampak terhadap BBM. Oleh karena itu, kami dari Kementerian Tenaga Kerja memberikan bantuan subsidi sebesar Rp 600 ribu per orang untuk menghadapi inflasi BBM ini, " sebut Wamen Naker Afriansyah Noor.

Dijelaskan Wamen Naker, bantuan subsidi sebesar Rp 600 ribu kepada 5 juta orang tersebut, pemerintah sudah melakukan analisa dan mendata.

"Hampir 14 juta orang meningkat kenaikan harga BBM melalui upah dibawah Rp 3,5 juta. Oleh karena itu, kita bersama-sama memberikan bantuan per orang itu Rp 600 ribu untuk menghadapi inflasi BBM ini. Kita sudah mendata tahap ini. awal ini lebih kurang 5 juta orang diberikan bantuan itu," sebutnya.

Masih dikatakan Afriansyah, sekarang ini saya hampir 3 bulan ini sedang melakukan kunjungan ke berbagai daerah termasuk kunjungan ke daerah-daerah yang buruhnya banyak sawitnya.

"Jadi disana, yang perlu diperhatikan adalah keselamatan kerja (K3) dan pengupahan," kata Afriansyah.

Menurut Wamen Naker, disini (Riau,-red) banyak terjadi perselisihan antara pemilik kebun dengan pekerja masih simpang siur.

Kemarin juga beberapa waktu lalu kita ke Pelda Malaysia yang mana Pelda ini merupakan perusahaan BUMN Malaysia dan saya mencoba studi banding, dimana Perusahaan perkebunan di Malaysia itu luar biasa terhadap buruh-buruh termasuk perhatian kepada buruh Indonesia berupa kesejahteraan dan upahnya sangat bagus. Daripada itu , kita memang akan lebih meningkatkan upah buruh yang ada di Indonesia ini. Memang susah juga memberikan upah yang sama seperti mereka karena harga sawit di Indonesia beda dengan harga sawit di Malaysia Karena itu, kita melalui menteri ekonomi harus betul-betul bisa meningkatkan nilai jual sawit yang ada di Indonesia," bebernya.

Wamen menegaskan, kepada KSBSI Riau yang dipimpin oleh bapak Juandy ini betul-betul bisa dipimpin sesuai dengan Hymne dan Mars untuk meningkatkan kesejahteraan buruh dan perlu terhadap buruh dan lebih banyak dialog sosial sehingga tidak ada kerugian dan mendapat nilai positif.

"Semoga Rakorwil KSBSI Riau ini dapat meningkatkan peran Korwil KSBSI Riqu sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan hubungan industri yang dinamis dan berkeadilan demi mendukung berbagai kebijakan di bidang ketenagakerjaan agar kita pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," harapnya.(ift)

Terkini