JAKARTA, RIAUSATU.COM-Pemerintah meyakini persediaan beras nasional sampai akhir tahun, mencukupi. Pasokan beras disuplai sepenuhnya dari dalam negeri.
''Kalau beras, kita tidak terlalu khawatir,'' kata Menko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution dalam rilis kepada media di Jakarta, Jumat (8/7/2016), sebagaimana dilansir inilah.com.
Menko Darmin menjabarkan, Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) telah melakukan pembelian beras dari petani dalam jumlah besar. Pasokan itu untuk mengantisipasi potensi kekosongan beras di pasar.
''Hasil pembelian Bulog pada penan yang lalu cukup banyak. Artinya stok Bulog itu masih 2,1 juta ton. Apalagi kalau digabung dengan beras komersialnya,'' kata Darmin.
Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini menambahkan, dalam satu dua bulan nanti, panen padi akan terjadi di berbagai wilayah. Bila panen itu hasilnya melimpah, tidak menutup kemungkinan impor beras absen di tahun depan.
''Kita lihat apakah hasil panen nanti cukup sampai Maret tahun depan. Kalau cukup maka enggak ada impor. Tapi kalau kesimpulan kami tidak cukup apa boleh buat. Walaupun indikasinya musim ini bagus,'' tutur mantan Direktur Jenderal Pajak ini. (dri)