ekonomi

Aksi Ambil Untung Buat Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok

Redaktur
Jumat, 10 Juni 2016 | 10:40 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Harga minyak dunia kembali turun pada Kamis (Jumat pagi WIB). Penyebabnya, para investor melakukan aksi ambil untung setelah kenaikan harga tiga hari berturut-turut hingga mencapai level tertinggi dalam 11 bulan terakhir.

''Meskipun ada potensi penurunan kecil berkembang menjadi penurunan lebih signifikan, sejauh ini terlihat seperti koreksi teknis moderat menyusul tiga hari keuntungan daripada pembalikan besar,'' kata Tim Evans dari Citi Futures seperti ditulis Antara, Jumat (10/6), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Acuan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, turun 67 sen menjadi berakhir di USD 50,56 per barel, sehari setelah ditutup pada level tertinggi sejak Juli 2015.

Patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus, turun 56 sen menjadi menetap di USD 51,95 per barel di perdagangan London.

''Sebuah aksi ambil untung kecil terjadi, tapi masih ada banyak kekuatan di pasar,'' kata Carl Larry dari Frost & Sullivan.

Larry memprediksi bahwa harga minyak bisa mencapai USD 55 per barel pada minggu depan. "Permintaan masih kuat, sementara pasokan mulai terlihat sedikit melemah," katanya.

Harga minyak telah meningkat hampir dua kali lipat sejak menyentuh level terendah sejak 2003 pada Februari, dibantu oleh penurunan produksi AS dan pemangkasan produksi di Nigeria karena kerusuhan pemberontak, dan di Kanada akibat kebakaran hutan melanda kawasan penghasil minyak Alberta.

''Momentum yang ada, sentimen pasar, tidak adanya berita 'bearish' dan penghentian pasokan yang masih cukup besar menunjukkan bahwa kenaikan harga akan terus berlanjut,'' kata analis Commerzbank dalam sebuah catatan penelitian.

Mereka mencatat bahwa investor mengabaikan kenaikan produksi minyak mentah AS 10.000 barel per hari pekan lalu, kenaikan pertama dalam 13 minggu terakhir. (dri)

Tags

Terkini