JAKARTA, RIAUSATU.COM-Menteri Pertanian Amran Sulaiman bertekad untuk mengerek naik harga karet yang kini masih tersungkur. Agar petani karet makin sejahtera dan bersemangat kembali.
Usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (29/3/2016), Mentan Amran menjabarkan beberapa strategi guna meningkatkan harga karet. ''Kita akan buka pasar di dalam negeri. Dan, volume karet yang disiapkan cukup besar,'' papar mentan, sebagaimana dilansir inilah.com.
Menurut Amran, untuk pasar dalam negeri ini, karet rakyat yang disiapkan sebesar 300 ribu sampai 500 ribu ton. Artinya, Indonesia benar-benar ingin fokus menggarap pasar di dalam negeri.
''Ini, solusi pertama, kita membuka pasar dalam negeri. Kami sudah berdiskusi dengan Menteri PU (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat/PUPR) serta Menperin Saleh Husin. Dengan membuka pasar di dalam negeri untuk karet sebanyak 300 ribu sampai 500 ribu ton, kami yakin harga bisa naik,'' papar Mentan Amran.
Bagaimana dengan rencana peremajaan atau replanting untuk kebun karet yang sudah tidak produktif? Kata Amran, pemerintah mencanangkan replanting karet seluas sejuta hektar.
Langkah lainnya, lanjut Mentan Amran, Kementan akan melobi berbagai pihak termasuk industri. Tujuannya agar serapan karet rakyat semakin meningkat. Di mana, industri didorong untuk memborong karet dari petani secara langsung. ''Ini bertujuan untuk memotong panjangnya rantai pasok,'' ungkapnya. (dri)