ROHUL, RIAUSATU.COM-Koordintaor Kabupaten (Korkab) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kabupaten Rohul menargetkan sebanyak 13 Unit Usaha Simpan Pinjam (UED-SP) di 9 Kecamatan di rohul akan bertransformasi menjadi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Hal itu disampaikan Korkab BUMDes Rohul Syamzaimar, saat di temui diruang kerjanya, Rabu (12/8/2015). Diharapkan dengan berubah menjadi Bumdes dapat meningkatkan pelayanan Bumdes menjadi lebih maksimal kepada masyarakat.
13 UED-SP yang tengah di Proses oleh Bumdes saat ini yaitu UED-SP di Desa Sei Mandian, Desa Kepenuhan Makmur dan Kepenuhan Sejati, Desa Teluk Aur, Desa Bagan Tujuh, Desa Alahan, Desa Sekabau Jaya, Desa Rokan Timur, desa Cipang Kiri Hulu,Desa Tibawan, Desa Pauh, Desa Ulak Patian dan Desa Teluk Sono.
''Kita sudah mulai lakukan prosesnya Tanggal 8 Agustus 2015 lalu, sampai 27 Agustus 2015 mendatang, Insya Allah paling lama bulan Oktober tahun ini, ke 13 BUMDes itu akan diresmikan, kini tahap penyiapan Perda, Perbup dan Perdesnya,'' terang Syamzaimar.
Dijelaskan Syamzaimar,perubahan UED-SP menjadi Bumdes ini didasari terhadap beberapa indikator, yaitu mandiri secara kelembagaan, memiliki kantor sendiri, mandiri secara keuangan, tidak lagi mendapat subdisi dari pemerintah desa, tunggakannya maksimal sekitar Rp 30 juta, Administrasi sudah rapi, memiliki manajemen yang baik dan UED-SP dan sudah lepas dari managemen Provinsi Riau.
Diuangkapkan Syazaimar, saat ini UED-SP yang sudah berubah menjadi Bumdes sebanyak 122 dari 153 desa/kelurahan. jika 13 Ued SP ini Berubah, maka rohul akan memiliki sebanyak 135, sisinya 18 dengan rincian 12 UED dan 6 Usaha Ekonomi Kelurahan (UEK).
''Untuk semua dana awal dari tahun 2005 dari Rp 65, 32 M, berkembang menjadi Rp 105,362, M. Sedangkan perkembangan transaksi hingga akhir Juli 2015 sudah mencapai Rp 418,450, M. Kemudian jumlah peminjam sebanyak 45.602 orang, sekitar 23 ribu yang masih aktif,'' pungkas Syamzaimar. (Hen)