PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Sari Yanti (30), warga Kota Pekanbaru, menilai kegiatan operasi pasar murah dan bazar minyak goreng (migor) sangat membantu dirinya dalam memenuhi kebutuhan pokok.
“Saya tadi beli minyak, beras, tepung gula. Harganya lumayan jauh, kayak beras biasanya di Kedai Rp. 127 ribu, disini hanya Rp. 117 ribu. Alhamdulillah ini membantu sekali bagi kami masyarakat apalagi di bulan ramadhan,” katanya.
Sari Yanti merupakan salah satu pengunjung operasi pasar murah dan bazar migor yang diselenggarakan Pemprov Riau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindakop) bersama PT Sinarmas.
Dalam kegiatan yang dipusatkan di Gelanggang Remaja Provinsi Riau. Minggu, (9/4), Sinarmas menyediakan sebanyak 10 ribu liter migor, di mana biasanya harga pasaran untuk 1 liter migor dibandrol dengan harga Rp. 17 ribu namun pada bazar ini dijual hanya Rp. 15 ribu saja.
Tak hanya migor, dalam bazar tersebut juga dijual tisu, mie instan, buku, kertas, dan dijajakan pula kue - kue kering yang dijual oleh para UKM binaan PT Sinarmas.
Sementara dalam kegiatan operasi pasar murah, Disperindagkop sendiri menyediakan sebanyak 2 ton beras, 150 papan telur ayam, 1200 kotak minyak goreng, 300kg tepung, 500kg gula pasir.
Gubri Syamsuar menilai kegiatan itu merupkan strategi pemerintah dalam mengendalikan inflasi, khususnya menjelang lebaran dimana harga bahan pokok kian melambung.
“Ini semua juga bentuk kepedulian dari Sinarmas Group untuk membantu masyarakat kita yang saat ini melaksanakan ibadah puasa, yang tak lama lagi akan memasuki hari raya Idul Fitri. Kami menyampaikan apresisi,” kata Gubri.
Gubri Syamsuar berharap kegiatan ini dapat bermanfaat dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya.
“Harapan kami ini dapat pula membantu daerah lain selain Pekanbaru. Sesuai dengan wilayah kerja Sinarmas, bisa mungkin di Siak, di Kampar atau dimana saja,” terang Syamsuar, dilansir website resmi Pemprov Riau.