Pengamat kebijakan fiskal daerah yang dihubungi media siber ini menyebut, peredaran rokok ilegal umumnya melibatkan rantai distribusi panjang.
“Kalau barang bisa masuk dan beredar stabil, berarti ada celah pengawasan, baik di distribusi maupun penindakan,” ujarnya.
Respons Bea Cukai
Humas Bea Cukai Pekanbaru, Agus M, membantah tudingan pembiaran.
Ia mengatakan penindakan terhadap rokok ilegal sudah dilakukan sesuai prosedur.
“Kami berterima kasih atas informasi dari masyarakat. Jika ada bukti akurat, silakan dilaporkan secara resmi agar bisa kami tindaklanjuti,” kata Agus.
Ia juga mengakui pengawasan di lapangan memiliki keterbatasan personel dan jangkauan wilayah.
Namun, menurut dia, komitmen pemberantasan rokok ilegal tetap menjadi prioritas.
Data resmi penindakan dan jumlah barang bukti yang disita sepanjang 2025 belum dipublikasikan secara rinci oleh kantor setempat.
Transparansi data inilah yang menurut sejumlah kalangan penting untuk menjawab kecurigaan publik.
Taruhan Penerimaan Negara
Cukai hasil tembakau merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang signifikan.
Kebocoran akibat rokok ilegal tak hanya berdampak pada kas negara, tetapi juga pada persaingan usaha yang tidak sehat bagi produsen resmi.
Aksi KNPI sore itu berlangsung sekitar satu jam lebih dan berakhir tertib.
Namun tuntutan mereka menyisakan pertanyaan: sejauh mana pengawasan berjalan, dan apakah ada evaluasi serius dari pusat?