PT Trans Gas Indonesia merupakan perusahaan patungan antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk dan Medco Energy.
Sementara itu, Deputi Eksploitasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Taufan Marhaendrajana mengatakan, produksi minyak Blok Rokan mulai menunjukkan tanda pemulihan meskipun belum kembali ke level normal.
“Sekitar 50 ribu barel per hari, dan kemarin sudah naik ke kisaran 70 ribu barel per hari,” kata Taufan kepada Dunia Energi, Rabu, 7 Januari 2026.
Sebelumnya, Operation Head Subsurface Development & Planning Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Muh. Taufan, menjelaskan bahwa Blok Rokan membutuhkan pasokan gas sekitar 215 juta standar kaki kubik per hari (BBTUD) untuk menopang kebutuhan pembangkit listrik.
Namun, pasokan gas yang tersedia selama ini masih berada di bawah kebutuhan tersebut.
“Kami membutuhkan 215 BBTUD, tetapi realisasinya hanya sekitar 190–195 BBTUD. Selain itu, pembangkit listrik di Duri dan Minas juga sudah relatif tua sehingga tidak lagi efisien,” ujarnya.
Pasokan gas untuk pembangkit listrik Blok Rokan selama ini berasal dari Blok Corridor, Jambi Merang, dan Jabung.
Ketergantungan pada pasokan eksternal tersebut membuat operasi hulu migas di Blok Rokan rentan terdampak ketika terjadi gangguan pada jaringan pipa gas. ***