Meski Pandemi Inflasi di Riau Masih Terkendali, Ini Penjelasan Wagubri

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Kamis, 3 Desember 2020 | 16:33 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Meski pandemi Covid-19, namun inflasi di Provinsi  Riau masih terkendali dan berada pada level rendah di bawah sasaran inflasi. Demikian dikatakan Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution.

"Sampai November 2020, tingkat inflasi di Provinsi Riau mencapai 1,89% (yoy)," katanya, dalam acara pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) Riau Tahun 2020 secara virtual, di Gedung Daerah Balai Serindit, Kamis (03/12/20).

Menurut Wagubri, terkendalinya inflasi ditopang oleh terjaganya pasokan pangan dan masih terbatasnya aktivitas masyarakat disebabkan pandemi Covid19, serta faktor cuaca juga mendukung terjaganya produksi komoditas bahan pangan.

Namun demikian, sebutnya, tingginya ketergantungan Riau terhadap pasokan dari luar daerah perlu terus menjadi perhatian, terutama komoditas komponen bergejolak seperti cabai merah, daging ayam ras, dan bawang merah. "Ini perlu menjadi perhatian,’’ tegasnya.

Wagubri menjelaskan, pandemi Covid-19 berdampak pada banyak kinerja, salah satunya para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM yang biasanya menjadi tulang punggung dalam perekonomian dan mampu bertahan saat krisis, namun saat ini ikut terkena dampaknya.

Hal ini, bebernya, karena masyarakat membatasi aktivitasnya sehingga menurunkan konsumsi. Maka perlu adanya upaya-upaya yang harus dilakukan agar UMKM bisa bertahan di masa pandemi Covid-19.

"Sementara dari sisi sektor atau lapangan usaha, Covid-19 berdampak pada perdagangan dan lapangan usaha akomodasi dan restoran, namun tidak berdampak pada beberapa usaha," ujarnya.

Lebih lanjut Wagubri mengatakan, beberapa lapangan usaha ada yang mampu tumbuh positif. Di antaranya pertanian, perkebunan, perikanan, serta lapangan industri pengolahan.

Masih baiknya lapangan usaha tersebut seiring masih meningkatnya permintaan CPO, baik permintaan ekspor maupun domestik. "Menurunnya kinerja akibat pandemi Covid-19, juga berdampak pada kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Riau," ungkap Edy Natar. (rs1)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaktur

Rekomendasi

Terkini

Rekomendasi Lima Jaket Denim Wanita Terbaik

Jumat, 10 Februari 2023 | 11:45 WIB
X