PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru terus menggesa pembangunan jalan lingkar luar (outer ringroad). Jalan lingkar luar ini akan menjadi fondasi dasar bagi kebutuhan transportasi masyarakat.
''Dengan adanya jalan lingkar luar ini, akan tercipta jangkauan transportasi yang cepat bagi masyarakat Kota Pekanbaru maupun bagi masyarakat di kawasan perbatasan Pekanbaru,'' kata Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT.
Orang nomor satu di Pekanbaru ini menuturkan jika pengerjaan jalan lingkar luar ini seluruhnya berjalan sesuai dengan rencana, maka manfaat keberadaan jalan tersebut akan segera dirasakan masyarakat. ''Ke depan semua wilayah Kota Pekanbaru dilingkari jalan besar yang terakses dengan baik sebagai gerbang menuju kota.''
Jalan lingkar luar ini harus ada untuk pembangunan berkelanjutan. Dengan jalan lingkar luar, akses seluruh kawasan Pekanbaru serta regional Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan (Pekansikawan) akan menjadi lebih baik.
''Alhamdulillah, progres pembangunan jalan lingkar terus digesa penyelesaiannya. Saya sudah melihat langsung progres yang dimaksud bersama tim beberapa waktu lalu di Kecamatan Rumbai,'' tutur Firdaus.
Hingga kini, realisasi pembangunan empat jalan lingkar luar di wilayah Pemko Pekanbaru sudah sesuai target yakni dengan rata-rata mencapai target di atas 40 persen. Salah satunya di Jalan Okura lintas tol Pekanbaru-Dumai yang ditargetkan akan dibangun sepanjang 14,5 km kini sudah terealisasi lebih dari 40 persen.
-
Walikota Pekanbaru Firdaus MT saat meninjau pembangunan jalan lingkar luar.
Saat ini, ada empat titik lokasi pembangunan jalan lingkar luar. Yaitu Jalan Badak Lintas Timur yang panjangnya mencapai 3,6 km, lalu akses jalan Okura Lintas tol Pekanbaru-Dumai panjangnya 14,5 km, Jalan Lintas Timur arah Kampar panjangnya 4,2 km, Jalan Teluk Lembu ke Kawasan Industri Tenayan (KIT) termasuk ke lokasi perkantoran baru Pemko panjangnya 5,8 km. (humas)