PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Upaya untuk mewujudkan Pekanbaru menuju kota metropolitan madani terus digagas Pemerintah Kota Pekanbaru melalui program pemberdayaan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Walikota Dr. H. Firdaus, ST MT, salah satu program efektif guna mendukung percepatan pembangunan ditunjukkan melalui ''Program Kampung Madani'', sebagai sarana menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.
Program tersebut juga difokuskan sebagai wadah komunikasi dan interaksi untuk saling bersilaturahmi antara Pemerintah Kota Pekanbaru bersama masyarakat.
Di Kampung Madani tersebut para pemimpin daerah berbaur bersama melakukan berbagai kegiatan sosial.
-
Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru saat mendengarkan aspirasi masyarakat.
Di tempat itu juga masyarakat bebas bertukar pikiran dan menyampaikan aspirasinya terutama dalam hal peningkatan taraf perekonomian.
Selain itu, program Kampung Madani yang dicetuskan orang nomor satu di Pekanbaru juga bertujuan untuk memberikan peningkatan Sumber Daya Manusia yang diwujudkan dengan menghadirkan unit pustaka keliling disetiap lokasi kegiatan. Kemudian juga disemarakkan berbagai kegiatan tradisional seperti, lomba memasak dan perlombaan bertajuk kebersamaan.
"Seluruh masyarakat bebas menyampaikan pertanyaan dan aspirasi, kami sebagai pemimpin daerah siap menjawab dan menampung dan mencarikan solusinya. Baik tentang perekonomian yang tercakup dibidang usaha, koperasi, maupun bidang pendidikan dan pembangunan infra struktur," kata wako, saat kegiatan kampung madani di Jalan Sumber Sari, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, belum lama ini.
-
Walikota Pekanbaru dan Wakil Walikota saat memberikan sambutan.
Firdaus menerangkan program yang dimaksud sudah dilaksanakan pada tahun 2015 silam, kembali dilanjutkan karena mendapat respon positif dari masyarakat.
Ditandai dengan antusiasnya jumlah masyarakat yang mengikuti setiap kegiatan yang dilaksanakan. Tak terkecuali di Kecamatan Lima puluh, yang dihadiri ribuan masyarakat, beserta Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait, lingkup Pemko Pekanbaru.
Pada kesempatan itu walikota mengatakan, salah satu ciri masyarakat madani adalah masyarakat yang suka bergotong royong juga merupakan soko guru bangsa Indonesia.
Dia mengajak masyarakat untuk gemar membaca karena buku adalah gerbang ilmu pengetahuan disertai kebiasaan membaca yang harus ditanamkan sejak dini. Ia mengimbau kepada setiap orang tua agar memberikan pemahaman kepada anak- anak untuk membiasakan gemar membaca.
-
Walikota ikut bergotong royong melakukan semenisasi jalan dalam program Kampung Madani.
Ia mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang mendukung terlaksananya kegiatan kampung madani. Program ini untuk mempertemukan dan mendekatkan hubungan emosional antara sesama warga dan juga pemerintah, sehingga tak ada jarak antara pemimpin dan pelayan dengan masyarakat.
"Disini, aspirasi dan yang terjadi dilingkungan atau yang dirasakan masyarakat bisa disampaikan secara langsung dan juga ditanggapi langsung. Kita berharap, dengan adanya interaksi, pembangunan yang dicita-citakan menuju kota metropolitan madani, dapat terwujud lebih awal," kata wako.
Begitu leluasanya masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya, membuat ketua RW setempat, Suparman, menyatakan dan mendesak Walikota Firdaus, agar tidak ragu dalam membangun dan mengembangkan kota Pekanbaru. Sebab menurut Dia seluruh masyarakat setempat mendukung penuh semua program yang telah dicanangkan Pemko.
-
Walikota Pekanbaru saat menyerap aspirasi warga Kecamatan Limapuluh.
"Kami seluruh masyarakat RW yang ada di Kecamatan Limapuluh, mendukung penuh seluruh program Pemko, salah satunya tentang pembebasan lahan yang diperlukan untuk akses menuju pusat perkantoran Tenayan yang sedang dibangun Pemko saat ini. Kami minta pak wali dan wakil untuk tidak ragu melanjutkan pembangunan itu," semangat Suparman
Sementara itu Camat Limapuluh, Akmal Wadi mengatakan, kegiatan kampung madani sangat baik dilaksanakan karenasesuai dengan program yang salah satunya adalah untuk mempersatukan masyarakat, terlebih untuk mendukung Pekanbaru menuju kota metropolitan yang madani.
"Dengan adanya acara kampung madani ini bisa memperkokoh dan menyatukan umat, sebab salah satu ciri kota madanimemiliki masyarakat disiplin, ramah, bergotong royong dan bertoleransi antarsesama. Sehinggga semua yang diharapkan bisa tercapai," tukasnya. (humas)