PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution ternyata punya alasan tersendiri memilih menetap di Kecamatan Tenayan Rata, kawasan yang relatif jauh dari pusat Kota Pekanbaru.
Menurut Wagubri, pilihan menetap di Tenayan Raya tidak terlepas dari jati diri atau asal muasal dirinya sebagai seorang prajurit TNI yang tidak biasa tinggal di kota, tapi bermasyarakat meski di pinggiran kota.
"Jadi waktu saya mencari tempat tinggal dulu, saya tidak mau pilih di kota. Makanya saya cari tempat di Tenayan Raya ini yang masyarakatnya juga kompak," katanya saat menghadiri undangan masyarakat, pada Ahad (12/3). Kegiatan ini diselenggarakan di Mushola At Taawun.
Tambahan lagii, katanya, pilihan mencari tempat tinggal di Tenayan Raya juga melihat adanya rencana pengembangan oleh pemerintah yang sudah begitu lama ditunggu dan diharapkan masyarakat. Sehingga paling tidak ia juga bisa membantu untuk masyarakat bisa segera terealisasikan.
"Daerah ini juga sudah ada jalannya yang dibangun pemerintah. Jika saya membeli tanah di kota mungkin cukup hanya untuk saya sendiri. Tapi saya beli di sini saya juga bisa berbagi dengan masyarakat sama-sama membangun ke depan," jelasnya.
Jemaah Mushola At Taawun merupakan warga di lingkungan kediaman pribadi Wagubri di Jalan Temu Puri Industri Tenaya Raya, Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Riau.
Kehadiran Wagubri mendapat sambutan hangat dan antusias dari masyarakat setempat. Pasalnya, Wagubri juga merupakan warga yang dikenal aktif dalam kegiatan masyarakat.
Mantan Danrem 031 Wirabima itu juga dikenal aktif dalam kegiatan keagamaan yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Riau yakni Gerakan Sholat Subub Berjamaah (GSSB).
Pada kesempatan ini Wagubri Edy Natar Nasution menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, agar dalam menjalankan bulan suci Ramadan ke depan jauh dari kesalahan. Baik itu kesalahan dari kesengajaan maupun tidak disengaja.
"Karena yang namanya manusia kita tidak lepas dari sifat khilaf dan kesalahan. Maka itu, saya secara pribadi maupun keluarga dan pemerintahan menyampaikan mohon maaf kepada masyarakat. Begitu juga sebaliknya, saya sebelumnya juga sudah memberikan maaf kepada masyarakat, baik dari yang disengaja maupun tidak disengaja," kata Wagubri.