PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Rancangan Undang-undang (RUU) Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang ada di Riau telah dibahas oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dan bahkan Badan Keahlian telah menghimpun pendapat para ahli yang ada di Universitas Riau (UR).
"RUU itu tentang DOB Gunung Sahilan, Indragiri Utara dan Indragiri Selatan, menyusul kemudian Rokan Darusallam (Rodas)," kata Ketua Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) yang juga mantan Ketua DPRD Riau, Dr.drh. Chaidir dalam rapat bersama Tim Inisiator Pemekaran Kabupaten/Kota Provinsi Riau (TIP-KPR).
Dalam pertemuan di Kantor FKPMR Pekanbaru itu, Chaidir hadir didampingi sejumlah tokoh FKPMR, Endang Sukarelawan dan Muhammad Herwan.
Sementara dari TIP-KPR hadir Ketua Syamsul Rakan Chaniago, Sekretaris Fazar Muhardi, mantan Ketua LPJK Riau Nasir Day, tokoh politik Asri Auzar, mantan Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie, tokoh birokrat Riau Ramli Walid, Ketua Badan Pekerja Pembentukan Kabupaten Kuantan Hulu (BPPKKH) Syarianto dan Sekretaris BPPKKH Fikri Idris.
Dalam kesempatan itu, Chaidir menjelaskan, semua pihak sangat mendukung wacana pemekaran kabupaten/kota di Provinsi Riau.
"Namun ada yang mendukung dengan diam, ada juga yang mendukung dengan bersuara," kata dia.
Menurut Chaidir, ada banyak tolok ukur mengapa kemudian kabupaten/kota di Riau wajib untuk dimekarkan.
"Kalau kita bandingkan saja dengan Sumbar atau Sulsel dan Sumut, Riau lebih luas dan jumlah penduduknya nyaris sama. Riau juga kaya akan sumber daya alam, sehingga memang layak untuk dimekarkan," katanya.
Dia katakan, wacana pemekaran ini merupakan wacana lama yang terhenti karena adanya aturan moratorium, dan tim inisiator telah membangkitkan serta menyadarkan kembali untuk menyuarakan dan memperjuangkannya.
"Saya pikir tim ini sangat penting, membangkitkan dan menyadarkan kembali pentingnya pemekaran kabupaten di Riau," kata Chaidir.
Pada kesempatan sama, Ketua TIP-KPR Syamsul Rakan Chaniago mengungkap adanya rencana pertemuan dengan sejumlah pejabat pemerintahan terkait di Jakarta.
"Dalam waktu dekat kita akan menemui Ketua Komisi II DPR RI, kemudian Mendagri dan juga Menko Polhukam di Jakarta," kata Syamsul Rakan.
Syamsul Rakan juga mengingatkan agar seluruh tokoh masyarakat di Riau dapat kompak untuk bersama-sama menyuarakan pemekaran kabupaten/kota karena memang ini jalan satu-satunya untuk percepatan pembangunan dan kemajuan daerah.
"Saya pikir memang sudah saatnya kita bersatu untuk memperjuangkan DOB ini," kata mantan hakim agung ini.
Nasir Day menambahkan, dirinya sangat prihatin melihat kondisi Riau saat ini, pembangunan sangat lamban dan jalan-jalan banyak yang rusak.