PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemilu 2024 menjadi atensi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnivian saat melakukan kunjungan kerjanya di Kota Pekanbaru pada Selasa (8/11/2022), dalam rangka rapat koordinasi (Rakor) seluruh kepala daerah, camat dan lurah serta kepala desa.
Menanggapi tersebut, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau Alnofrizal mengatakan, Bawaslu punya fokus khusus terhadap netralitas ASN ini.
Mengantisipasi terjadinya pelanggaran itu, Bawaslu Riau juga telahmengundang kepala daerah beberapa waktu lalu.
"Bawaslu sudah pernah mengundang Gubernur Riau dan Sekdaprov untuk hadir dalam pertemuan penandatanganan pakta integritas netralitas ASN pada September lalu di Bali," kata Alnofrizal, Rabu (9/11/2022).
Alnofrizal, menyebutkan yang hadir waktu itu adalah Sekdaprov Riau SF Hariyanto dan menandatangani pakta integritas tersebut.
"Intinya, Bawaslu Riau akan mengawasi netralitas ASN ini untuk Pemilu 2024 sekaligus Pilkada 2024," jelas Alnof.
Ia menegaskan, ASN tidak boleh ikut kampanye dan menguntungkan kepada salah satu calon. Ia juga mengingatkan ASN agar hati-hati bermedia sosial. Sebab, kalau tidak bijak, bisa berpotensi melakukan pelanggaran.
Apalagi saat ini menurut Alnof, sudah ada SKB netralitas ASN yang ditandatangani 5 lembaga yakni Bawaslu, Menteri Dalam Negeri, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).